cnbc-indonesia.com – Kabupaten Jember, Jawa timur, punya banyak wisata pantai di pesisir selatannya.

Salah satu wisata pantai di Jember yang unik adalah Pantai Watu Ulo karena terdapat batu panjang bagai seekor ular.

Melansir , Senin (11/2/2019), panjang batu ini yang terlihat adalah sekitar 110 meter dengan lebar lebih-kurang 4 meter.

Batu memanjang inilah yang menjadi asal penamaan Watu Ulo. Watu Ulo terdiri dari dua kata dari bahasa Jawa, yaitu watu berarti batu dan ulo yang berarti ular. Bila digabungkan, arti nama pantai ini adalah Batu Ular.

Pantai Watu Ulo tepatnya berada di Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Jarak tempuh dari Kota Jember adalah sekitar 1 jam.

Legenda Pantai Watu Ulo Jember

Konon katanya, batu tersebut adalah bagian tubuh dari seekor naga jahat bernama Nogo Rojo (Naga Raja).

Ular besar dan rakus ini bahkan memangsa makhluk laut dan penduduk sekitar. Hingga akhirnya, sang ular pun dikalahkan oleh seseorang bernama Joko Mursodo.

Tubuh ular Nogo Rojo dipotong menjadi tiga bagian. Kepalanya terlempar ke daerah Pantai Grajagan Banyuwangi, tubuh nya ada di Pantai Watu Ulo, Jember, dan ekornya ada di Pacitan.

Lalu, siapa sebenarnya Joko Mursodo ini?

Menurut legenda, pada zaman dahulu hiduplah sepasang suami istri yang tidak memiliki anak. Singkat cerita, keduanya pun bertemu dengan Joko Mursodo yang saat itu masih kecil dan sedang melarikan diri dari Banyuwangi.

Waktu berjalan, Joko Mursodo pun dirawat hingga dewasa oleh pasangan suami istri tersebut. Joko Mursodo kemudian berhasil mengalahkan ular Nogo Rojo dengan kesaktiannya.

Saat pasangan suami-istri itu meninggal, Joko Mursodo pun memutuskan untuk pergi menyendiri di pulau kosong bernama Nusa Barong yang terletak di sebelah selatan Pulau Jawa.

Penamaan Nusa Barong ini bermakna Nusa sebagai Pulau dan Barong adalah Ular, menjadi Pulau Ular.

Kabarnya dulu di tempat ini memang banyak sekali ditemukan binatang melata tersebut. Namun sejak zaman Belanda, ular-ular itu disingkirkan untuk membuat sarang walet. Pulau Nusa Barong juga bisa terlihat dari Pantai Watu Ulo.

Event tahunan di Pantai Watu Ulo Jember

Tak hanya unik karena memiliki batu berbentuk seperti ular. Ada pula event tahunan di sana yang disebut Waton. Event tersebut berupa arak-arakan kereta sapi, yang kini sudah dilaksanakan saat menemui kerabat.

“Dari balai desa, orang-orang berkumpul dan menghias kereta sapi mereka dengan ketupat. Ketupat digunakan karena event ini biasanya ada pada hari raya ketujuh setelah Idul Fitri,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember Dhebora kepada Kompas.com (28/2/2022).

Ketika ditanyai lebih lanjut seputar ritual, Dhebora secara tegas menyebut bahwa ritual tersebut tidak pernah ada di Pantai Watu Ulo.

“Enggak ada ritual apa-apa. Yang datang itu dari Nganjuk kan, bukan orang Jember sendiri. Enggak ada ritual apa-apa,” ujar dia.

Menurut Dhebora, banyak kepercayaan-kepercayaan masyarakat tertentu, khususnya di daerah pantai selatan Jawa.