Prospek Ekonomi 2022, Emiten Ini Siapkan Sejumlah Proyek Ekspansi

Prospek Ekonomi 2022, Emiten Ini Siapkan Sejumlah Proyek Ekspansi

Jakarta: Perusahaan jasa perhotelan dan properti, PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) akan gencar melakukan ekspansi sejumlah proyek tahun ini. Hal ini seiring dengan keyakinan akan kinerja sektor properti dan perhotelan yang mulai menanjak bersamaan dengan pulihnya perekonomian nasional.
 
Hal ini disampaikan manajemen DMS Propertindo usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang menyetujui sejumlah agenda rutin tahunan, termasuk persetujuan laporan tahunan Tahun Buku 2022.
 
Direktur Utama DMS Propertindo Mohamad Prapanca mengungkapkan optimisme ini dilatarbelakangi pulihnya ekonomi Indonesia yang mulai terjadi bertahap sejak kuartal ketiga 2021, sebagai dampak dari program vaksinasi yang intensif.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami juga melihat situasi pandemi relatif mampu terkendali dengan baik oleh pemerintah, ditandai dengan rendahnya jumlah kasus covid-19. Jadi kami punya prospek usaha yang cerah,” kata Mohamad, dalam pernyataan resmi usai RUPST, dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 29 Juli 2022.
 
Sejumlah proyek yang disiapkan di antaranya proyek di Kalimantan Timur (Kaltim), yakni Accola Garden Samarinda dan Project Dormitory di Kawasan Industrial Estate di Bengalon. Berikutnya yakni pengembangan Padjadjaran City di Bandung, Jawa Barat (Jabar).
 
Di Kaltim, proyek Accola Garden Samarinda memiliki luas ±49,2 hektare (ha) dan akan dikembangkan rumah tapak dan area komersial sebanyak 1.957 unit. Dengan diresmikannya Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kaltim, perseroan optimistis ini akan menjadi peluang bertumbuh bagi proyek properti.
 
Perusahaan juga mengembangkan proyek strategis pembangunan hunian pekerja di atas tanah seluas lima ha, yang terintegrasi dengan area industri. Proyek yang dilakukan lewat anak usaha PT Accola Hotel Indonesia ini akan menampung hingga 1.500 pekerja. Hanya saja, Project Dormitory ini belum sepenuhnya terlaksana karena kawasan industrial estate masih proses land-clearing.
 
Direktur DMS Propertindo Antonius Bima Triyastono menjelaskan perseroan juga masih mengembangkan Padjadjaran City seluas ±9,8 ha dengan total area mencapai ±63 ha. “Kawasan ini akan dikembangkan menjadi kawasan rumah tapak dan area komersial berkonsep kota yang ramah lingkungan,” jelasnya.
 
Pada Maret 2021, perseroan meneken Nota Kesepahaman Kerja Sama Operasi (KSO) dengan PT Patrialand Utama Development atas proyek properti hunian di Sawangan, seluas 10 ha dan saat ini masih proses pengurusan perizinan.

Kinerja membaik

Direktur Keuangan DMS Propertindo Marwadi Syahrizal Masyhur mengatakan per kuartal I-2022, nilai aset tanah untuk pengembangan mencapai Rp743,47 miliar, bagian dari total aset perusahaan sebesar Rp1,55 triliun.
 
“Aset tanah tersebut termasuk Accola Garden Rp618,16 miliar, Accola Residence Rp62 miliar, dan Padjadjaran City Rp64 miliar,” jelas Marwadi.
 
Kewajiban perusahaan tercatat Rp300,20 miliar dan ekuitas Rp1,26 triliun, sehingga rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) hanya 0,24 kali.
 
Pada kuartal I-2022, pendapatan meroket 204 persen menjadi Rp4,10 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp1,35 miliar, yang semuanya dari bisnis hotel. Laba bruto Rp2,50 miliar, melesat 118 persen dari Rp866,61 juta. Namun tekanan dampak pandemi membuat perusahaan masih mencatat rugi bersih Rp4,66 miliar, berhasil dipangkas 21 persen dari sebelumnya rugi Rp5,87 miliar.
 
Tahun lalu, KOTA meraih pendapatan Rp12,06 miliar, naik 80 persen dari 2020 sebesar Rp6,71 miliar. “Efek pandemi, pendapatan KOTA belum balik seperti di 2019 ketika mencapai Rp66,19 miliar, di 2019 laba bruto mencapai Rp29,25 miliar,” kata Syahrizal.
 
Mohamad Prapanca menambahkan, tahun lalu perseroan mampu menghadapi tantangan yang ada dengan pengelolaan usaha yang efektif dan strategis. “Kami akan melanjutkan proyek-proyek existing, menjajaki peluang baru, dan eksplorasi peluang pasar lewat skema kerja sama pihak ketiga,” katanya.
 

(AHL)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan