Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Video Viral Mesum 2 Oknum Guru di Ciamis

Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Video Viral Mesum 2 Oknum Guru di Ciamis

Ciamis: Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis, Jawa Barat memeriksa enam orang saksi terkait penyebaran video mesum dua orang oknum pengajar berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis.
 
Video mesum berdurasi waktu 2,50 detik telah beredar luas di lingkungan guru Kabupaten Ciamis melalui grup whatsapp yang dilakukan oleh KA, 51, dan LI, 42. Kedua oknum pengajar tersebut, melakukan adegan seronoh sejak lima tahun lalu hingga video dan foto-fotonya diunggah oleh KA.
 
Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro mengatakan, polisi sudah menerima laporan dugaan video mesum itu. Atas laporan tersebut, langsung melakukan penyelidikan hingga memeriksa enam orang saksi.
 

“Beredarnya video dugaan tindak asusila yang dilakukan oleh dua orang oknum pengajar di Kecamatan Sukadana, sampai sekarang ini sudah ada enam orang saksi diperiksa atas perbuatan KA. Karena, bersangkutan telah menyebarkan video tersebut ke dalam group whatsapp PGRI hingga membuat keluarga LI langsung melaporkan kasusnya,” katanya, Jumat, 29 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan, penanganan kasus tersebut sudah dalam pemeriksaan saksi. Namun, untuk melengkapi alat bukti terutamanya menyelesaikan laporan sudah ada enam orang saksi yang diperiksa terkait laporan penyebaran konten video termasuknya dari sekolah sebagai pelapor.
 
“Kami masih mendalami terkait dengan motivasi pelaku sebagai menyebarkan konten video mesum di group whatsApp PGRI. Akan tetapi, pemeran laki-laki dalam video itu melarikan diri karena ada dugaan sementara dari Dinas Pendidikan Ciamis memang selama 10 hari belum masuk mengajar dan sudah pergi meninggalkan rumah tanpa pamit pada istrinya,” ujarnya.
 
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Endang Kuswana mengatakan, video mesum berdurasi 2,50 detik dan foto-foto yang beredar luas di group whatsapp PGRI Ciamis diunggah oleh KA sendiri, tapi kejadian itu terjadi sudah lima tahun lalu. Akan tetapi, video dan foto LI kemungkinan diunggah oleh KA pada Selasa, 12 Juli dini hari lalu.
 
“Kejadian itu memang terjadi sejak lima tahun lalu, tapi KA kemungkinan besar mengupload video dan foto-foto itu sekitar pukul 00.39 WIB dini hari melalui group whatsapp PGRI yang. Akan tetapi, kami menanyakan apa maksud maupun tujuan yang dilakukannya tersebut,” katanya.
 

(WHS)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan