Partner Netflix Raih Modal Rp 374 M, Buat Lunasi Pesangon PHK

cnbc-indonesia.com – Soundhound, salah satu perusahaan penyokong Netflix, baru saja mendapatkan pendanaan US$25 juta (Rp 374 miliar). Suntikan dana itu terjadi usai perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Soundhound menjelaskan pendanaan ini untuk membayar pesangon mantan karyawan yang terdampak PHK. Gizmodo sebelumnya mengutip para mantan pegawai mengeluh menyebut pesangon yang diberikan sangat kecil.

“Mengonfirmasi berita pendanaan kami dan mantan pesangon karyawan akan dibayarkan sesuai ketentuan perjanjian pesangon,” kata Soundhound dikutip dari Gizmodo, Rabu (25/1/2023).

Namun Gizmodo melaporkan tiga orang karyawan yang kena PHK belum mendapatkan pemberitahuan apapun dari mantan kantornya. Soundhound tidak menjawab pertanyaan apakah sudah berkomunikasi dengan mantan pegawainya terkait hal itu.

Selain itu Soundhound juga mengungkapkan tengah berproses pembiayaan kembali utangnya dan berpindah ke “fasilitas dilutif minimal.”

Dengan pendanaan ini ditambah PHK, Soundhound menyatakan bisa menghasilkan penghematan biaya. Diharapkan bisa terpangkas hingga lebih dari US$60 juta atau Rp 899,3 triliun.

Awal bulan ini, Soundhound melepas ratusan pegawainya. Menurut mantan karyawan yang terkena PHK, kemungkinan ada 200 orang terdampak kebijakan itu.

Dalam pengajuan SEC awal bukan ini, Soundhound memperkirakan biaya US$4,4 juta hingga US$5,2 juta untuk pembayaran pesangon.

Selain Netflix, Soundhound juga memiliki pelanggan dari sejumlah merek terkenal seperti Mercedes Benz dan Snap. Ada dua aplikasi mobile di dalam perusahaan yakni Soundhound Music dan Hound untuk menemukan musik dan bantuan pencarian suara.

error: Content is protected !!