cnbc-indonesia.com – PT Bank DKI merilis aplikasi New JakOne Mobile yang digadang-gadang perseroan akan menjadi super apps kebanggan warga DKI Jakarta. Lewat aplikasi ini, masyarakat atau nasabah bisa dengan mudah membuka rekening Bank DKI hingga pengajuan kredit atau pinjaman.

“Saat ini Bank DKI sedang lakukan Transformasi 5.0. Ini merupakan keharusan di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat saat ini serta harapan nasabah yang ingin bertransaksi secara Cepat, Nyaman dan Aman,” tutur Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy di acara puncak Cash Free Day, Jakarta, Minggu (11/9/2022).

Sebagai rangkaian dari Transformasi 5.0, Bank DKI mempersembahkan inovasi digital berupa simple apps yakni JakOne Pay dan super apps yakni New JakOne Mobile.

“Hal ini tentunya menggambarkan bahwa Bank DKI saat ini sudah semakin adaptif memenuhi kebutuhan nasabah melalui layanan digital. Nah, melalui JakOne Mobile dan JakOne Pay, Bank DKI menghadirkan solusi perbankan digital untuk menciptakan pengalaman bertransaksi yang lebih personal, mobile, dan andal,” sambung Fidri.

Selain itu, lanjutnya, melalui pengembangan aplikasi Super Apps New JakOne Mobile, kini sudah mendukung teknologi microservices sehingga meningkatkan performanya dengan menghadirkan tampilan yang lebih menarik dan user friendly serta fitur yang semakin lengkap. Lewat aplikasi ini masyarakat bisa melakukan :

Pembukaan rekening tabungan secara online tanpa harus ke kantor layanan dengan biometric face recognition

Buka rekening baru tambahan tabungan syariah/konvensional

Pembukaan deposito Online,

Berbagai transaksi QRIS dengan dua sumber dana baik dari tabungan ataupun uang elektronik JakOne Pay

Pembayaran bermacam tagihan dan belanja online, top up uang elektronik, bersedekah/ berdonasi, juga

Mobile Cash Tarik tunai di ATM Bank Lain

Selanjutnya, dalam rangka mendorong digitalisasi UMKM di DKI Jakarta, Bank DKI juga berinovasi melalui pengembangan JakOne Abank. Di mana lewat aplikasi ini para pelaku UMKM mendapat layanan beragam transaksi finansial tanpa harus ke Bank. Layanan tersebut antara lain tarik tunai, pembayaran listrik, pembelian pulsa, pembayaran pajak dan sebagainya layaknya mini ATM.

“Dan pelaku UMKM yang menjadi Agen kemitraan JakOne Abank pun akan mendapatkan fee dari setiap transaksi yang dilakukan melalui JakOne Abank. Hal ini tentunya akan memberikan nilai tambah bagi para pelaku UMKM dan mendorong peningkatan skala usaha yang dimilikinya,” jelas Fidri lagi.

Saat ini, Bank DKI juga mengembangkan Digital Lending yang diharapkan dapat memaksimalkan penerapan inklusi keuangan bagi para pelaku UMKM sehingga mampu mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi khususnya di DKI Jakarta.

“Kita pun nanti dalam aplikasi pinjaman kita (bisa) pakai smartphone. Sudah pakai e-form dan connecting semua Dukcapil, OJK. Jadi yang masuk entry ke level pimpinan itu clean and clear. Kalau bermasalah (calon debitur) itu tidak bisa, kita sudah pakai deteksi itu,” jelas Fidri kepada CNBC Indonesia.

Dukungan dan komitmen Bank DKI bagi masyarakat Jakarta pun mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. “Jadi kita support UMKM. Jakarta tidak hanya sebagai Ibu Kota, tapi juga sebagai pusat perekonomian, pusat bisnis dan perdagangan,” ujarnya.

Sedangkan Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi menyebut, bahwa digitaliasi yang dilakukan Bank DKI akan membantu mendorong inklusi keuangan di Indonesia.

“(Kegiatan Cash Free Day) Ini untuk mengikuti inklusi keuangan di Indonesia yang sudah 76%, dan literasi keuangan 38%. Meningkatkan program inklusi keuangan di Indonesia, terutama di Jakarta. KUR (kredit usaha rakyat) juga sangat baik, karena di kami (OJK) juga ada program Lawan Rentenir,” tegasnya.

Event Cash Free Day yang dihelat Bank DKI sendiri berlangsung sejak 9 September hingga 11 September 2022 sebagai bentuk dukungan terhadap literasi keuangan secara digital yang diwujudkan dalam bentuk pembayaran nontunai.

Acara ini menampilkan berbagai kegiatan, seperti penampilan music dari berbagai band, lomba modern dance, flashmob. Selain itu ada juga penandatangan nota kesepahaman antara Bank DKI dengan startup dan fintech P2P lending, BPR dan BPRS hingga penyaluran KUR secara simbolis kepada para debitur UMKM.