cnbc-indonesia.com – etelah vakum sejak 2018, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia ( AISI ) bakal kembali menyelenggarakan ajang Indonesia Motorcycle Show ( IMOS ) 2022.

Selain kegiatan pameran , IMOS juga akan diisi dengan seminar, press conference, sampai dengan safety rideng course yang akan dilakukan oleh masing-masing anggota AISI.

Kemudian, salah satu yang menarik pameran industri sepeda motor tahun ini adalah perusahaan motor listrik non-anggota asosiasi yang akan ikut meramaikan pameran.

Sampai saat ini, anggota AISI yang resmi terdaftar adalah, Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan TVS. Menariknya, belum ada satu pun pabrikan yang menguasai rata-rata 6 juta unit per tahun pasar di Indonesia ini jualan motor listrik. Masih sebatas prototipe!

Seiring dengan keluarnya Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2019 mengenai percepatan produksi kendaraan listrik.

“Berkaitan dengan dukungan kami terhadap program pemerintah, kami juga akan mengundang para produsen-produsen kendaraan listrik yang saat ini mulai tumbuh di Indonesia untuk dapat bergabung dalam pameran sepeda motor terbesar di Indonesia saat ini,” ujar Sigit Kumala, selaku Ketua Panitia Pelaksanaan IMOS 2022, dikutip dari keterangan resmi (11/9/2022).

Seperti diketahui, pameran IMOS rencananya digelar pada 2-6 November 2022 setelah sebelumnya tertunda sampai dua tahun karena pandemi Covid 19.

IMOS 2022 masih bertempat di lokasi yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu di Jakarta Convention Center (JCC).

Bertempat di lahan sekitar 10.500 m2, pameran ini tentunya bakal diramaikan anggota AISI, yaitu Honda, Kawasaki, Suzuki, Yamaha, dan TVS.

Selain itu, pergelaran ini juga akan diikuti oleh perusahaan-perusahaan yang berkaitan dengan industri sepeda motor, perusahaan komponen atau suku cadang, termasuk perusahaan pendukung berkendara.

Sebagai informasi, IMOS 2018 dihadiri oleh hampir 100.000 pengunjung, dengan total transaksi mencapai Rp 52 miliar.

Menariknya, pada waktu itu arena IMOS 2018 juga sempat diramaikan kehadiran Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.