Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Garut-Yogyakarta Hari Ini 26 Maret 2023 dan Besok

Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Garut-Yogyakarta Hari Ini 26 Maret 2023 dan Besok

cnbc-indonesia.com – Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo meminta pengguna jasa kelautan mewaspadai potensi gelombang tinggi di perairan Selatan Garut hingga Yogyakarta pada 26 sampai 27 Maret 2023.

Dia menuturkan, berdasarkan analisis, gelombang di perairan selatan Garut hingga Yogyakarta pada hari Minggu 26 Maret 2023 pukul 19.00 WIB hingga Senin 27 Maret 2023 pukul 19.00 WIB, diprakirakan mencapai kisaran 2,5 hingga 4 meter atau masuk kategori tinggi.

Selain di lokasi tersebut, gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di wilayah lain, yakni Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedangkan di perairan selatan Sukabumi hingga Cianjur diprakirakan masuk kategori gelombang sedang, yakni berkisar 1,25 sampai 2,5 meter.

Dikatakan oleh Teguh, saat ini sedang berlangsung masa transisi, sehingga berpengaruh terhadap tiupan arah angin.

Baca Juga: Mahfud MD: Saya Tantang Benny K Harman, Arteria Dahlan, Arsul Sani, Jangan Cari Alasan Absen

“Kebetulan saat sekarang arah anginnya cenderung searah atau dominan dari barat laut hingga barat daya dengan kecepatan tinggi, sehingga berpotensi memicu terjadinya gelombang tinggi ,” tuturnya di Cilacap, Jawa Tengah, Minggu.

Dengan adanya kondisi tersebut, dia mengimbau agar para pengguna jasa pelayaran memperhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran. Pasalnya, berdasarkan analisis, kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter berisiko terhadap perahu nelayan.

Sementara kecepatan angin yang lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter berisiko terhadap tongkang, selanjutnya kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter berisiko kapal feri.

Adapun kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter berisiko terhadap kapal ukuran besar, seperti kapal pesiar. Dalam keterangannya, dia juga mengimbau wisatawan untuk berhati-hati.

“Demikian pula bagi wisatawan di Pantai Selatan Sukabumi dan Cianjur terutama yang terhubung langsung dengan laut lepas, sebaiknya tidak berenang atau bermain air meskipun tinggi gelombang diprakirakan relatif sedang yang berkisar 1,25-2,5 meter,” tuturnya seperti dilaporkan Antara.

Kata dia, dikhawatirkan wisatawan terdampak gelombang tinggi dari wilayah Samudra Hindia selatan Sukabumi-Cianjur.***

error: Content is protected !!