cnbc-indonesia.comHacker Bjorka saat ini masih menjadi perbincangan netizen lantaran berhasil membobol data-data rahasia Pemerintah RI.

Mulai dari data Presiden Jokowi, Luhut Panjaitan, Erick Thohir hingga Anies Baswedan, semua dibongkar habis-habisan oleh Hacker Bjorka .

Hacker Bjorka sendiri mulai beraksi sekitar sebulan terakhir dan semakin dikenal setelah di forum breached.to.

Dalam unggahannya Hacker Bjorka mengunggah dan mengeklaim punya 1,3 miliar data terkait registrasi SIM card prabayar milik penduduk Indonesia.

Sempat dituding menjadi buzzer hingga disebut hadir sebagai upaya mengalihkan isu, hacker Bjorka mengaku hadir untuk membantu masyarakat Indonesia.

Tak cuma itu, hacker Bjorka juga mengaku sengaja menyerang Indonesia lantaran dendam pribadi.

Disampaikan Bjorka , orang dekatnya pernah menjadi korban kebijakan Orde Baru pasca 1965.

Sosok itu adalah seorang kakek tua yang mengurus dia sejak lahir.

Orang tersebut terpaksa kehilangan status WNI akibat kebijakan tahun 1965.

Seolah memperkuat tudingan dirinya bukan buzzer pemerintah, kekayaan hacker Bjorka tercatat sangat fantastis.

Dalam cuitannya hacker Bjorka mengaku kekayaannya berasal dari aset di Bitcoin bernilai 127 atau sekitar Rp41.921.062.868 miliar.

“You’re literally 127 btc. That’s almost 3 mill usd. Now i believe you’re not buzzer buzzer, (Kamu punya 127 btc 127 bitcoin. Sekarang saya yakin Anda bukan buzzer),” kata pemilik akun @s_ssyyl.

“Saya baru sadar bahwa saya sudah kaya,” jawab Hacker Bjorka seperti dikutip dari akun Twitter sang hacker .***