cnbc-indonesia.com – Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso melantik Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Ka Mabida) Gerakan Pramuka Kaltim masa bakti 2021-2026, di Pendopo Odah Etam, Samarinda, Minggu.

Selain pelantikan pengurus Mabida, acara tersebut juga dirangkai dengan Pelantikan Pengurus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Kaltim yang diketuai oleh Norbaiti Isran Noor serta dilanjutkan Pelantikan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarda Gerakan Pramuka Kaltim.

Pelantikan berjalan dengan khidmat, sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim turut dilantik menjadi pengurus.

Usai Pelantikan Budi Waseso mengatakan walaupun saat ini masih dalam situasi pandemi COVID-19, tetapi tidak menyurutkan langkah untuk terus melaksanakan kegiatan pramuka termasuk menyelenggarakan pelantikan pada hari ini.

“Saya berharap agar Tri Satya sebagai salah satu kode kehormatan seorang pramuka, dan Ikrar sebagai janji kita, dapat kita implementasi serta wujudkan secara nyata, baik di lingkungan Gerakan Pramuka maupun dalam keseharian kita sebagai warga negara Republik Indonesia,” kata Budi Waseso dalam sambutannya.

Dalam kesempatan itu, Budi berharap di bawah kepemimpinan Isran dapat memulai menjalankan tugas roda-roda organisasi sebaik mungkin.

“Banyak kegiatan bakti dan pengabdian masyarakat yang dapat dilakukan, baik di tingkat daerah, cabang, ranting, sampai ke gugus depan,” terangnya.

Menurutnya kegiatan gerakan pramuka bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat luas, tetapi juga sebagai sarana pendidikan bagi para pramuka, untuk menumbuhkan semangat simpati dan empati kepada orang lain, siap menolong mereka yang membutuhkan bantuan.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor meminta Pengurus Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) maupun Pengurus Kwarda Gerakan Pramuka bertanggung jawab dan harus bisa bekerja ekstra keras untuk membangkitkan kembali aktifitas Gerakan Pramuka Kaltim.

Ia mengatakan hingga kini Gerakan Pramuka tetap eksis dan keanggotaannya berasal dari berbagai kalangan, utamanya para pelajar, remaja dan pemuda serta masyarakat luas.

“Namun sayangnya, lebih dari dua tahun ini, yakni semasa pandemi COVID-19, aktifitas Gerakan Pramuka menurun,” kata Isran Noor.

Untuk itu, Kwarda harus dapat mengelola Gerakan Pramuka di tingkat daerah, melaksanakan pembinaan organisasi kepada Kwarcab dan organisasi pendukung, meningkatkan hubungan dan konsultasi dengan Mabida.

Kemudian melakukan hubungan dan kerjasama dengan instansi pemerintah, swasta dan organisasi di tingkat provinsi yang sesuai dengan tujuan Gerakan Pramuka.

Selain itu, tidak kalah pentingnya adalah menyampaikan laporan kepada Kwarnas berkaitan dengan perkembangan Gerakan Pramuka di daerah.

“Semoga dengan upaya-upaya tersebut, Gerakan Pramuka di Kaltim semakin maju, tetap diminati, dicintai dan menjadi pilihan utama para Generasi Muda dan masyarakat pada umumnya,” pesan Isran Noor.