cnbc-indonesia.com – Perubahan seleksi masuk PTN 2023 tersebut antara lain meliputi semua jalur yang digunakan sebelumnya. Seperti jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) serta jalur Mandiri PTN.

Pembaharuan aturan ini disampaikan dalam Pengumuman LTMPT Nomor: 04/Peng.LTMPT/2022 tentang Pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri tertanggal 11 September 2022 yang telah diteken Ketua LTMPT Mochamad Ashari.

Lebih lanjut, LTMPT mengungkapkan, jika kebijakan itu diambil berkaitan dengan terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 48 Tahun 2022 yang mengatur tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri tanggal 1 September 2022.

Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2022 melakukan sejumlah penyesuaian terkait dengan proses seleksi masuk PTN yang berlaku mulai 5 September 2022. Kemudian, pasal 20 Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2022 menyatakan jika proses seleksi nasional berkaitan dengab prestasi dan seleksi nasional berdasarkan tes yang akan diselenggarakan oleh pihak Kementerian bekerja sama dengan PTN.

Perbedaan aturan seleksi masuk PTN 2022 dengan 2023

A. SNMPTN

Skema jalur SNMPTN 2022

1. Pemeringkatan siswa dilakukan oleh pihak sekolah dengan cata memperhitungkan nilai mata pelajaran sesuai dengan jurusan.

2. Sekolah dapat menambahkan kriteria lain yang berhubungan dengan prestasi akademik jika ada nilai yang sama.

3. Jumlah siswa yang masuk ke dalam daftar pemeringkatan sesuai dengan ketentuan kuota akreditasi dari sekolah, yaitu:

Skema jalur SBMPTN 2023

Sesuai dengan pemaparab Mendikbud Ristek Nadiem Makarim, terdapat perubahan besar dalam skema SNMPTN 2023 yakni:

1. Minimal memiliki 50 persen rata-rata nilai rapor dari semua mata pelajaran.

Mellaui skema terbaru ini, siswa didorong untuk lebih fokus di semua mata pelajaran. Artinya, mereka tidak hanya fokus di beberapa mata pelajaran saja.

2. Maksimal 50 persen komponen penggali minat serta bakat yang meliputi:

B. SBMPTN

Skema jalur SBMPTN 2022

Calon mahasiswa yang ikut SBMPTN 2022 harus mengikuti Tes Potensi Skolastik (TPS) dengan subtes berupa: penalaran umum, pemahaman bacaan dan menulis, pengetahuan dan juga pemahaman umum serta pemahaman seputar kuantitatif.

Selanjutnya juga ada Tes Kemampuan Akademik, seperti Fisika, Biologi, Geografi, Ekonomi dan sejumlah mata pelajaran lain yang akan ditentukan berdasarkan dengan kelompok tes yang dipilih yakni Saintek atau Soshum.

Skema jalur SBMPTN 2023

Sementara, terdapat perubahan besar jalur SBMPTN 2023 yaitu tidak ada Tes Kemampuan Akademik. SBMPTN 2023 hanya dilakikan dengan Tes Skolastik dengan tes yang mengukur:

C. Seleksi jalur mandiri PTN

Jalur mandiri PTN 2022

Untuk jakur mandiri yang diadakan di masing-masing PTN terkait tidak memiliki standar antar-PTN. Hal ini disebabkan pada pelaksanaan jalur mandiri kewenangan seluruhnya ada di PTN. Terkait dengan kewenangan inilah yang kemudian menimbulkan anggapan jika masuk PTN jalur mandiri akan lebih berpihak pada calon mahasiswa yang memiliki finansial tinggi.

Jalur Mandiri PTN 2023

Kemudian, Kemendikbud Ristek merombak skema seleksi jalur mandiri PTN 2023 guna menciptakan transparasi dalam proses pelaksanaan jalur mandiri. Beberapa perubahan terbaru yaitu, tiap PTN wajib menginformasikan:

Itulah informasi mengenai sejumlah perubahan aturan seleksi masuk PTN 2023 yang penting diketahui untuk calon mahasiswa. Adanya perubahan ini, diharapkan para siswa yang hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) di 2023, akan mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih matang.