Kemendikbudristek Tegaskan Implementasi Kurikulum Merdeka Jalan Terus

Kemendikbudristek Tegaskan Implementasi Kurikulum Merdeka Jalan Terus

Jakarta:  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memastikan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka tetap berjalan sesuai rencana. Hal ini kembali ditegaskan, untuk menjawab isu pembatalan implementasi Kurikulum Merdeka yang beredar. 
 
“Mulai tahun ajaran 2022/2023 ini, Kurikulum Merdeka menjadi salah satu opsi yang dapat dipilih secara sukarela oleh satuan pendidikan,” tegas Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek, Anindito Aditomo, dalam dikutip dari siaran pers, Minggu, 17 Juli 2022.
 
Nino sapaan Anindito juga menegaskan, bahwa tidak ada pembatalan implementasi Kurikulum Merdeka seperti yang diwartakan di salah satu media.  Surat Keputusan (SK) Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Nomor 044/H/KR/2022 yang ditandatangani 12 Juli 2022 adalah untuk menetapkan lebih dari 140 ribu satuan pendidikan yang menerapkan Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2022/2023.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“SK tersebut merevisi SK sebelumnya karena terdapat perubahan beberapa satuan pendidikan yang melakukan refleksi dan mengubah level implementasinya, misalnya dari level mandiri belajar ke mandiri berubah atau sebaliknya,” papar Anindito.
 
Nino kembali menyampaikan bahwa Kemendikbudristek mendorong satuan pendidikan untuk menerapkan Kurikulum Merdeka sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kesiapan masing-masing satuan pendidikan. “Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberi fleksibilitas bagi satuan pendidikan untuk membuat kurikulum operasional satuan pendidikan yang kontekstual, agar pembelajaran yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan belajar murid,” ujar Nino.
 
Sebagaimana diketahui, Kurikulum Merdeka diluncurkan Mendikburistek pada Februari 2022 lalu sebagai salah satu program Merdeka Belajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kurikulum Merdeka berfokus pada materi yang esensial dan pada pengembangan karakter Profil Pelajar Pancasila.
 
Publik dapat mengakses informasi terkait kurikulum melalui laman dan buku teks Kurikulum Merdeka di
 

 

(CEU)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan