Kemendikbudristek: Pendidikan Vokasi Tingkatkan Daya Saing SDM Indonesia

Kemendikbudristek: Pendidikan Vokasi Tingkatkan Daya Saing SDM Indonesia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Kiki Yuliati mengatakan sasaran utama pembangunan nasional ke depan adalah terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

SDM berkualitas, kata Kiki, adalah pekerja keras, dinamis, produktif, terampil, dan menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi.

“Pendidikan vokasi ini merupakan pendidikan afirmasi yang menekankan kepada keahlian, keterampilan, yang menyesuaikan dengan kebutuhan zamannya sehingga tercipta kesejahteraan masyarakat, penguasaan ilmu teknologi, pertumbuhan nilai ekonomi,” ucap Kiki melalui keterangan tertulis, Sabtu (30/7/2022).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kiki dalam sambutannya pameran Mahakarya Vokasi: Vokasi Land yang menampilkan produksi dari SMK maupun politeknik, di Surabaya, Jawa Timur.

Kiki berharap penyelenggaraan Mahakarya Vokasi: Vokasi Land ini dapat membuka kesadaran bahwa lulusan pendidikan vokasi saja SDM untuk industri tetapi juga adalah calon wirausaha sukses masa depan pencipta lapangan kerja.

Baca juga: Kemendikbudristek Ajak Para Pemangku Kepentingan Bantu Memajukan Pendidikan Indonesia

“Dengan menampilkan produk dari SMK dan perguruan tinggi melalui Mahakarya Vokasi: Vokasi Land akan memacu daya saing mereka dalam hal kreativitas dan inovasi sehingga ke depannya pendidikan vokasi adalah jenjang unggulan,” ujar Kiki.

Sementara itu, Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi, dan Kesehatan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Sari Purnomo.

“Pendidikan vokasi menjadi strata penting dalam mendukung peningkatan ekonomi nasional untuk membuka dunia industri yang berkualitas serta berdaya saing di tingkat nasional maupun mancanegara,” kata Sari.

Sari menyampaikan, karya unggulan yang dihadirkan dalam pameran Vokasi Land menunjukkan bahwa lulusan pendidikan vokasi sudah siap berkiprah pada sektor industri nasional dan mancanegara, bahkan menjadi pemilik lapangan kerjanya.

“Untuk kami yang berada di dunia usaha ini justru merasa penting bekerjasama dengan pendidikan vokasi sehingga dapat menyerap lulusannya. Melalui Vokasi Land seperti ini akan terjadi penyesuaian antara sektor usaha dan SDM yang terampil,” tutur Sari.

Seperti diketahui, Mahakarya Vokasi: Vokasi Land ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dari Kemendikbudristek untuk menuju Hari Teknologi Nasional (Harteknas) 2022 pada 10 Agustus mendatang.

Sejumlah karya yang ditampilkan pada Mahakarya Vokasi Land seperti ship simulator, motor listrik cassa trail, sepeda gas, rompi anti peluru, ban tanpa udara, motor tenaga baterai laptop, radio vintage, mobil tenaga surya, robit erros, dan teknologi animasi.


Artikel ini bersumber dari www.tribunnews.com.

Tinggalkan Balasan