Kemenaker Dorong Pemkab Morowali Utara Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja

Kemenaker Dorong Pemkab Morowali Utara Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja

Jakarta: Wakil Menteri ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mendorong peran pemerintah daerah (pemda) dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Pihaknya juga ingin pemda meningkatkan kualitas diri dari tenaga kerja. 
 
Hal ini dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali Utara bersama PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) melalui nota kesepahaman terkait pelatihan dan penempatan serta perluasan kesempatan kerja di Kabupaten Morowali Utara. Afriansyah mendukung upaya PT GNI dalam mendorong pelatihan dan penyerapan tenaga kerja lokal.
 
“Hari ini kami menyaksikan MoU, mudah-mudahan pelatihan-pelatihan berbasis kebutuhan industri yang akan dikerjasamakan dapat mendorong skill tenaga kerja di daerah,” ujar Afriansyah dalam keterangan tertulis, Sabtu, 30 Juli 2022. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi menjelaskan saat ini realisasi investasi di daerah sangat tinggu mencapai 248 persen dari target awal Rp4,8 triliun, yaitu diangka Rp11 trilun. Kondisi tersebut disebabkan banyaknya industri pertambangan yang masuk ke Morowali Utara.
 

Tingginya nilai investasi itu telah mendorong pertumbuhan ekonomi Morowali Utara yang tumbuh diatas rata-rata nasional. Namun, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran tidak turun secara signifikan. 
 
“Terdapat beberapa penyebab tidak berimbangnya investasi dan pertumbuhan ekonomi dengan kesejahteraan masyarakat diantaranya penyerapan tenaga kerja lokal kurang maksimal dan migrasi tenaga kerja terlalu tinggi, ” tambah Delis. 
 
Ia menaruh harapan besar terhadap kerja sama antara pemkab Morut dan PT GNI agar menjadi jalan keluar untuk penyerapan tenaga kerja lokal.  Sehingga penurunan angka pengangguran dan kemiskinan bisa signifikan. 
 
“PT GNI telah membuka diri untuk memberikan perencanaan kebutuhan tenaga kerja dalam mendukung percepatan investasinya dan oleh karena itu kami telah menggandeng PT Total HR Indonesia sebagai mitra strategi kami dalam pelaksanaan program peningkatan kapasitas, jelas Delis. 
 
Direktur Total HR Indonesia Aulia Febrina menambahkan bahwa pihaknya akan mendukung tidak hanya peningkatan kapasitas namun juga menjembatani digitalisasi informasi pasar karja pasar kerja lokal. “Agar dapat tergabung dalam ekosistem siapkerja sesuai visi 9 lompatan Kemnaker,” beber Aulia.
 

(AGA)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan