Juara Umum Singapore Open 2022, Puan Dorong Pembinaan Atlet Ditingkatkan

Juara Umum Singapore Open 2022, Puan Dorong Pembinaan Atlet Ditingkatkan

Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani mengapresiasi tim bulu tangkis Indonesia yang berhasil keluar menjadi juara umum dalam ajang Singapore Open 2022. Pemerintah didorong meningkatkan pembinaan kepada para atlet, termasuk menciptakan bibit-bibit unggul.
 
“Saya mengucapkan selamat kepada tim bulu tangkis Indonesia yang meraih banyak gelar dalam Singapore Open 2022 sehingga dapat menjadi juara umum. Tim bulu tangkis Indonesia terus mengharumkan nama bangsa dan ini bukti nyata dari hasil pembinaan yang baik,” kata Puan melalui keterangan tertulis, Senin, 18 Juli 2022.
 
Indonesia sukses keluar sebagai juara umum Singapore Open 2022 usai memboyong 3 gelar juara dan 1 runner up. Menurut Puan, prestasi itu merupakan hasil kerja keras dan disiplin yang selama ini dijalani.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Dan tentu saja hasil yang sangat membanggakan Indonesia itu tidak terlepas dari peran para pelatih dan seluruh tim ofisial bulu tangkis,” ucap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR itu.
 
Dalam ajang Singapore Open 2022, Anthony Sinisuka Ginting meraih juara tunggal putra. Kemudian, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti mampu menjadi pemenang ganda putri.
 

Sementara itu, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi juara setelah memenangi laga perang saudara melawan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. DPR meminta pemerintah terus meningkatkan pembinaan olahraga agar para atlet terus mengukir prestasi di tingkat dunia.
 
“Kami berharap pemerintah pusat dapat mendorong pemerintah daerah untuk memberi perhatian lebih pada dunia olahraga dengan mengalokasikan anggaran yang proporsional,” kata Puan.
 
Mantan Menko PMK itu menyinggung soal Undang-Undang (UU) 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan yang baru saja disahkan DPR pada Februari 2022. UU Keolahragaan, kata Puan, mengatur soal pembinaan olahraga sejak dari masa pembibitan atlet yang membutuhkan pembiayaan tidak sedikit.
 
“UU Keolahragaan mengatur mengenai desain besar olahraga nasional (DBON), termasuk di tingkat daerah. Jadi Pemda harus punya peranan dalam tata kelola dan pembinaan keolaharagaan yang akan berdampak pada kualitas dan prestasi olahraga nasional,” kata Puan.
 
Soal DBON juga diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021. Beleid itu berisikan arah kebijakan pembinaan dan pengembangan keolahragaan nasional yang dilakukan secara efektif, efisien, unggul, terukur, sistematis, akuntabel, dan berkelanjutan dalam lingkup olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga prestasi, dan industri olahraga.
 
“DBON perlu diejawantahkan di setiap cabang olahraga. Bukan saja yang berpotensi meraih kemenangan di tingkat internasional, tapi juga pembinaan olahraga bagi generasi muda sedini mungkin sebagai upaya menjaring bibit-bibit unggul. Karena ini bertujuan jangka panjang untuk menghasilkan generasi mendatang yang memiliki kesehatan fisik dan mental prima sehingga mampu membangun Indonesia gemilang,” kata cucu Proklamator RI Soekarno (Bung Karno) tersebut.
 

(JMS)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan