Jokowi Bertemu dengan Perwakilan Kanada, Presiden Desak Realisasi Investasi Untuk IKN

Jokowi Bertemu dengan Perwakilan Kanada, Presiden Desak Realisasi Investasi Untuk IKN

cnbc-indonesia.com – Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mendesak Kanada untuk segera merealisasikan investasi untuk pembangunan ibu kota negara ( IKN ) di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Desakan tersebut dilakukan ketika pria asal Solo tersebut berada di Hiroshima, Jepang.

Jokowi bersama dengan sang istri, Iriana tiba di Jepang, Jumat, 19 Mei 2023. Kedatangan mereka ke Negeri Sakura itu untuk mengikuti KTT G7.

Dalam agenda tersebut, Indonesia berkesempatan untuk melakukan pertemuan bilateral dengan negara mitra lainnya. Pertemuan dengan perwakilan dari Kanada pun dilakukan Jokowi .

Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri Kanada , Justin Trudeau di Hiroshima, Sabtu, 20 Mei 2023 siang waktu setempat. Dalam pertemuannya tersebut, orang nomor satu di Indonesia itu mendesak supaya pemerintah Kanada untuk segera merealisasikan investasi di IKN .

Saya meminta dukungan PM Trudeau antara lain untuk penyelesaian perjanjian Indonesia- Kanada CEPA dan realisasi investasi Pension Funds Kanada yang fokus di pembangunan Ibu Kota Nusantara,” kata Jokowi .

Pemerintah Indonesia sempat menggemborkan adanya sejumlah investasi yang masuk ke Indonesia untuk pembangunan IKN . Namun, tak lama setelah dipamerkan, para investor tersebut kemudian undur diri.

Berkaitan dengan komitmen yang diberikan Inggris dalam pembangunan di Indonesia, Jokowi mengharapan ada keberlanjutan untuk sejumlah proyek.

Selain mengenai investasi untuk IKN , Jokowi juga mengharapkan percepatan realiasai pengembangan bandara hijau di Kalimantan Utara. Dalam pembicaraan mereka, dibahas juga mengenai pengayaan logam tanah jarang.

Selain itu, saya berharap percepatan realisasi pengembangan bandara hijau di Kalimantan Utara, eksplorasi dan pengayaan logam tanah jarang, serta pembentukan satgas bilateral. Saya juga mengapresiasi dukungan negara-negara G7, termasuk Kanada membantu transisi energi Indonesia,” ujar Jokowi dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter miliknya.***