Bisnis  

Jatuh Bangun Bisnis Fesyen Zaskia Sungkar, Berkelit dari Masa Transisi Covid-19

Jatuh Bangun Bisnis Fesyen Zaskia Sungkar, Berkelit dari Masa Transisi Covid-19

cnbc-indonesia.com – JAKARTA – Zaskia Sungkar merupakan seorang selebriti yang sudah lama menggeluti bisnis fesyen.

Sejak tahun 2013, dirinya memulai bisnisnya dengan mengeluarkan produk-produk busana muslim yang memiliki ciri khas modern dan stylish.

Seperti halnya dalam setiap bisnis, Zaskia Sungkar sempat mengalami sejumlah tantangan. Dirinya bercerita, ketika Covid-19 melanda, daya beli masyarakat terhadap fesyen menjadi lebih rendah.

“Orang kan cenderung lebih memprioritaskan kebutuhan pokok seperti makanan dan tempat tinggal ya, jadi sejak 2019 sampai 2022 awal ya, pemasukan bisnis gue sempat menurun,” katanya saat ditanya Bisnis dalam Konferensi Pers Lazada, Rabu (29/3/2023).

Lalu dirinya juga mengungkapkan, meski kasus aktif Covid-19 terus mengalami penurunan, nyatanya kabar baik itu tidak sejalan dengan perkembangan bisnis fesyennya. Di mana, Zaskia tetap merasa kesulitan dalam memasarkan produknya. Apalagi, ketika terjadi perubahan tren fesyen selama tiga tahun ke belakang.

Wanita yang kerap disapa Kia itu memaparkan, selama pandemi berlangsung bisnis baju rumahan sangatlah moncer. Namun, sejak pembatasan PPKM dicabut, hal tersebut tidak berlaku lagi.

    Zaskia Sungkar Posting Foto Tangan Kemerahan

    Zaskia Sungkar Melahirkan Anak Laki-laki, Ini Nama Lengkapnya

    Zaskia Sungkar Umumkan Kehamilan, Setelah Hampir 10 Tahun Menikah

“Sekarang kita sadar, acara sudah mulai offline dan orang banyak yang butuh fesyen yang tampilannya menarik, jadi sebagai pebisnis kita harus sesuaikan dengan kebutuhan pasar, artinya strategi bisnis harus rombak lagi,” jelasnya.

Berbekal riset yang ada, dia pun tidak menyerah. Bahkan, terus berusaha mempromosikan produknya dengan mengandalkan media sosial.

Melalui akun Instagram-nya, Zaskia membagikan foto-foto dirinya yang mengenakan produk-produk busana muslim yang dirinya desain sendiri.

“Sekarang lebih effort buat konten. Gue coba untuk memperkenalkan dan coba mix and match agar pelanggan itu bisa mendapatkan inspirasi gaya dan paduan warna,” tutur istri dari Irwansyah.

Usaha seolah tak mengkhianati hasil, tak berselang lama melalui bisnis ‘Zaskia Sungkar Jakarta’, usaha yang dia jalankan perlahan bangkit. Baginya, momen lebaran menjadi suatu berkah tersendiri dalam memasarkan produk baru.

“Gue sama tim sedang merancang pakaian yang enggak hanya cocok dipakai saat lebaran saja, tapi bisa juga dipakai untuk beragam acara. Konsumen suka yang lebih hemat uang dan ruang,” ujarnya.

Berkat kekompakkan tim dan riset pasar yang matang, kini bisnis fesyen Zaskia Sungkar mulai mencuri perhatian dari masyarakat. Bahkan, permintaan produknya kian meningkat dan pendapatan bisnis kian melonjak.

Perilaku Belanja Konsumen di Bidang Fesyen

Zaskia membeberkan, saat ini perilaku masyarakat menjadi sangat pemilih ketika berbelanja online. Tak jarang, sebelum melakukan pembayaran, banyak orang akan membandingkan harga barang yang sama di berbagai toko

“Sebagai pebisnis, kita harus peka kalau orang itu suka gratis ongkir, cashback, atau melakukan kolaborasi dengan tokoh tertentu, nah itu yang mendongkrak penjualan,” ujarnya.

“Gue aja nyari kalau cuma beda 200 perak aja, gue pilih yang lebih murah. Masih lihat harga,” katanya.

Di sisi lain, selain terus merancang produk-produk yang fashionable dan stylish, dalam Ramadan kali ini dia juga berusaha untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama pada karyawannya.

“Ya gue bikin warung, di sana disediain berbagai menu makanan dan minuman gratis untuk berbuka puasa karyawan setiap hari, biar mereka tambah semangat kerjanya,” pungkas Kia.