ISP Pemerintah Mulai Blokir Steam

ISP Pemerintah Mulai Blokir Steam

Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mulai melaksanakan ancaman untuk memblokir layanan yang tidak kunjung mendaftar sebagai Penyedia Sistem Elektronik (PSE) di Indonesia.
 
Sejumlah aplikasi populer yang disebut Kominfo belum mendaftarkan diri sebagai PSE termasuk Steam, Epic Games, Battlenet, Origin, bahkan DOTA dan Counter Strike. Sebelumnya Kominfo menegaskan akan menutup akses ke layanan hingga mendaftarkan diri sebagai PSE.
 
“Jika belum mendaftar hingga pukul 23.59 WIB, untuk sementara waktu sampai menunggu mereka melengkapi pendaftaran tidak dapat diakses dari Indonesia,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pagi ini, menurut pantauan Medcom.id, sejumlah layanan tersebut tidak dapat diakses oleh sejumlah pengguna jaringan penyedia layanan internet atau Internet Service Provider (ISP) Indonesia milik pemerintah yaitu Indihome.
 
Sementara itu, pengguna sejumlah ISP milik swasta, seperti Firstmedia, masih dapat mengakses situs layanan Battlenet. Sedangkan untuk layanan Steam dan Epic Games, pengguna ISP swasta tersebut mengaku tidak lagi dapat mengakses situs kedua layanan itu.
 
Sedangkan pengguna ISP swasta MNC Play dan Myrepublic menyebut masih dapat mengakses situs dari layanan tersebut. Sementara itu, Kominfo menyebut akan segera membuka pemblokiran layanan tersebut setelah mendaftarkan diri sebagai PSE resmi di Indonesia.
 
Sebagai pengingat, terdapat 10 layanan besar yang terancam tindak pemblokiran di Indonesia akibat belum mendaftar diri sebagai PSE, seperti Amazon, PayPal, mesin pencarian Yahoo, mesin pencarian Bing, Steam, Dota2, Counter Strike, Epic Games, Battlenet dan Origin.
 
Layanan tersebut telah dikirim surat teguran oleh Kominfo pada tanggal 23 Juli 2022 lalu. Ancaman blokir diberikan bagi layanan yang tidak juga mendaftar PSE hingga pukul 23.59 WIB hari Jumat, 29 Juli 2022.
 
Kominfo menyampaikan bahwa pada tanggal 29 Juli 2022 terdapat total 8.962 PSE yang sudah terdaftar di Kominfo, terdiri dari 8.680 domestik dan 282 PSE asing. Apabila nama PSE tadi diblokir, maka dipastikan gamer di Indonesia terutama pada platform PC tidak akan bisa memainkan game mereka secara online.
 

(MMI)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan