Tuduh ikut campur urusan peradilan, Iran usir dua diplomat Jerman

cnbc-indonesia.com – Pemerintah Iran menyatakan dua diplomat Jerman sebagai persona non gratadan memerintahkan keduanya meninggalkan Iran pada Rabu waktu setempat, serta menuduh Berlin telah ikut campur dalam peradilan negara tersebut.

“Kedua diplomat Jerman tersebut diusir (dari Iran) akibat intervensi tidak bertanggung jawab Jerman dalam urusan internal dan peradilan Iran,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani, sebagaimana dikutip dari media negara.

Republik Islam Iran akan bertindak tegas terhadap permintaan yang berlebihan, tambahnya.

Pengusiran tersebut merupakan balasan Iran atas keputusan Jerman mengusir dua diplomat Iran yang ditugaskan di kedutaan besarnya di Berlin Rabu pekan lalu (22/2), yang dilakukan sebagai respon atas vonis mati yang dijatuhkan pengadilan Iran terhadap seorang warganegara Jerman.

Jerman sebelumnya telah meminta Iran untuk mencabut hukuman mati yang dijatuhkan pengadilan terhadap Jamshid Sharmahd, seorang berkewarganegaraan ganda Jerman-Iran, atas tuduhan “menyebarkan kebobrokan di bumi.”

Pada pernyataannya, Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock berkata bahwa pihaknya telah memanggil Kuasa Usaha Iran dan menyatakan Jerman tidak terima atas pelanggaran hak-hak warganya di Iran.

Selain itu, Kanselir Jerman Olaf Scholz turut mengecam vonis tersebut sebagai suatu hal yang tidak dapat diterima dan menyerukan supaya Iran membatalkan putusan tersebut.

Iran menuduh Sharmahd, yang juga memegang izin tinggal Amerika Serikat, mengepalai sebuah kelompok pro-monarki yang dituduh sebagai dalang dari sebuah pengeboman di tahun 2008 dan merencanakan serangan lainnya di negara tersebut.

Sharmahd masih punya kesempatan untuk banding atas vonisnya.

Ketegangan hubungan antara Iran dan negara-negara Barat semakin meruncing dalam beberapa bulan ini, dan hal tersebut menyebabkan semakin terpuruknya usaha memulai kembali negosiasi terhadap program nuklir Iran.

Jerman adalah salah satu pendukung paling keras terhadap penjatuhan sanksi Uni Eropa kepada Iran atas penumpasan demonstrasi di negara tersebut. Sementara itu, Uni Eropa juga berencana menjatuhkan sanksi kepada entitas Iran yang terlibat dalam invasi Rusia ke Ukraina.

Sumber: Reuters

error: Content is protected !!