cnbc-indonesia.comPIKIRAN RAKYAT- 11 September 2022 menjadi peringatan ke-21 tahun serangan di WTC (World Trade Center), Amerika Serikat (AS) yang menewaskan banyak orang.

Menjadi tragedi yang cukup besar bagi dunia, ada satu momen cukup unik sekaligus mengerikan di hari runtuhnya menara kembar WTC .

Ada satu potret yang cukup terkenal di hari kejadian, momen saat seorang pria meluncur jatuh dari atas gedung WTC .

Diberi nama ‘The Falling Man’, potret itu adalah salah satu gambar paling abadi dari tragedi 11 September 21 tahun lampau.

Foto diambil oleh Richard Drew beberapa saat setelah serangan yang mengerikan itu terjadi, menunjukkan seorang pria jatuh sebelum menuju ke kematiannya dengan latar belakang rangka baja Menara Utara.

Ini menjadi gambaran tentang jiwa-jiwa malang yang jatuh ke kematian mereka selama serangan 11 September 2001.

Gambar tersebut menunjukkan sosok seorang pria diantara dua menara ikonik dengan sempurna saat ia melesat menuju Bumi.

Meskipun dia belum memilih nasibnya, tampaknya saat itulah menjadi terakhir dalam hidupnya.

Ia tampil santai dan nyaman dalam cengkeraman gerak yang tak terbayangkan. Lengannya ada di sampingnya, kaki kirinya ditekuk di lutut, hampir dengan santai.

Menurut Esquire, foto ikonik tersebut merupakan salah satu dari 12 rangkaian foto yang diambil oleh jurnalis foto Richard Drew.

Sementara ‘The Falling Man’ memberi kesan bahwa subjeknya jatuh lurus ke bawah, pada kenyataannya, dia tidak jatuh dengan ketepatan panah.

Dia jatuh seperti orang lain, seperti semua pelompat lainnya jatuh di udara.

Gambar itu diterbitkan di surat kabar di seluruh AS pada hari-hari setelah serangan , namun, reaksi balik dari pembaca memaksanya menjadi tidak jelas sementara.

Berbicara tentang gambar, Mr Drew sebelumnya menyatakan bahwa banyak pembaca surat kabar mengeluh tentang gambar tersebut selama bertahun-tahun.

Namun, dia juga menambahkan bahwa dirinya percaya bahwa gambar itu penting karena menunjukkan “bagian yang penting dari cerita tragedi itu”.

“Bukan hanya sebuah bangunan yang runtuh, ada orang-orang yang terlibat dalam hal ini. Ini adalah bagaimana hal itu mempengaruhi kehidupan orang-orang pada waktu itu, dan saya pikir itu sebabnya itu adalah gambar yang penting. Saya tidak menangkap kematian orang ini. Saya menangkap bagian dari hidupnya. Inilah yang dia putuskan untuk dilakukan, dan saya pikir saya melestarikannya,” katanya.***