Kapal Pengangkut 200 Migran Karam di Laut Lepas Italia, 60 Orang Ditemukan Tewas

Kapal Pengangkut 200 Migran Karam di Laut Lepas Italia, 60 Orang Ditemukan Tewas

cnbc-indonesia.com – Sebuah kapal kayu yang mengangkut ratusan migran menabrak karang berbatu dan pecah di lepas pantai Italia . Setidaknya 60 orang dikabarkan meninggal dunia di laut dekat Crotone dan puluhan korban lainnya belum ditemukan.

Para pejabat mengkhawatirkan jumlah korban meninggal dunia akan bertambah dan bisa mencapai 100 jiwa lantaran penumpang dalam kapal tersebut diketahui berjumlah 200 orang ketika meninggalkan Turki lima hari lalu.

Selanjutnya, Penjaga Pantai Italia mengatakan sedikitnya 80 orang ditemukan masih hidup, termasuk beberapa orang yang mencapai pantai setelah kapal karam di lepas pantai Calabria di sepanjang Laut Ionia.

Dalam proses penyelamatan, sebuah perahu motor darurat berhasil menyelamatkan dua orang pria yang menderita hipotermia dan menemukan tubuh seorang anak laki-laki yang tak lagi bernyawa.

Sebelumnya, menjelang matahari terbenam, petugas pemadam kebakaran mengatakan telah menemukan 59 jenazah, korban karamnya kapal kayu tersebut.

Menurut informasi yang dilansir Pikiran-rakyat.com dari NBC News, perahu kayu itu bertabrakan dengan terumbu karang di laut yang ganas dan berangin. Tiga bongkahan besar kapal itu berakhir di pantai dekat kota Steccato di Cutro, serta potongan-potongan kayu biru cerah yang terpecah-pecah mengotori hamparan pasir.

“Semua yang selamat adalah orang dewasa,” kata relawan Palang Merah Ignazio Mangione.

“Sayangnya, semua anak termasuk di antara yang hilang atau ditemukan tewas di pantai,” ujarnya menambahkan.

Meski kondisi cuaca sedang tidak bersahabat, penyelam penyelamat dan speedboat akan dikerahkan untuk melakukan pencarian hingga malam hari.

Komisaris Tinggi PBB mengatakan ada lebih dari 170 migran diperkirakan berada di atas kapal sepanjang 20 meter tersebut, di antaranya adalah anak-anak dan keluarga. Selain itu, dia mengatakan bahwa sebagian besar penumpang berasal dari Afganistan, Pakistan, dan Somalia.

Operasi penyelamatan tersebut turut menyertakan beberapa pihak seperti pemadam kebakaran negara bagian, penjaga pantai, dan polisi perbatasan. Serta diperlengkapi dengan helikopter, pesawat Polisi dan perahu damkar. Bahkan beberapa nelayan lokal ikut terjun langsung dalam proses pencarian korban.

Lebih lanjut, jenazah yang telah ditemukan dibawa ke stadion olahraga di kota terdekat, Crotone . Sementara itu, korban selamat dibawa dengan menggunakan bus ke tempat penampungan sementara.***

error: Content is protected !!