Minum Teh Hitam Bisa Tunda Kematian, Kok Bisa?

cnbc-indonesia.com – Sama seperti kopi, teh hitam adalah minuman yang populer di berbagai kalangan usia. Menariknya, penelitian menunjukkan minum teh hitam bisa tunda kematian .

Penelitian yang dilakukan oleh Maki Inoue-Choi dkk dari National Institutes of Health dan diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine pada September 2022 menunjukkan khasiat teh hitam untuk mencegah kematian dini.

Studi tersebut dilakukan dengan analisis data 500 ribu pria dan wanita berusia 40-69 tahun yang mengisi kuesioner pada 2006-202 untuk UK Biobank.

Sekitar 85 persen partisipan menyatakan bahwa dirinya adalah peminum teh hitam sebanyak 2 cangkir sehari. Namun, kaitan teh dengan pencegahan kematian terlepas dari:

  1. Apakah peserta juga minum kopi?
  2. Apakah peserta menambahkan susu atau gula ke dalam teh?
  3. Suhu teh
  4. Genetik yang terkait dengan metabolisme kafein.

Minum teh hitam tunda kematian

Berdasarkan data partisipan, para ahli menyatakan, orang yang minum teh hitam setiap hari mempunya harapan hidup lebih lama dibanding mereka yang tidak mengonsumsi teh.

Maki Inoue-Choi, PhD, MS, RD, ahli epidemiologi di National Cancer Institute dan peneliti utama studi tersebut, mengatakan bahwa teh hitam kaya akan flavonoid dan polifenol.

Flavonoid dan polifenol dapat mengurangi stres dan peradangan serta menurunkan risiko pengembangan kesehatan tertentu.

Amy Bragagnini, spesialis nutrisi onkologi di Trinity Health Lacks Cancer Center, Michigan menambahkan bahwa teh hitam mengandung senyawa polifenol yang bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh manusia.

Polifenol dapat membantu mengurangi kerusakan oksidatif dalam sel dan menurunkan risiko beberapa penyakit kronis, seperti penyakit kardiovaskular dan diabetes.

Senyawa polifenol yang terkandung pada teh hitam juga dapat mengurangi nyeri sendi dan mencegah radang sendi.

Khasiat teh hitam untuk tunda kematian memang sudah dibuktikan oleh penelitian.

Namun, orang yang tidak terbiasa minum teh hitam sebaiknya tidak langsung mengubah kebiasaan makannya hanya berdasarkan satu penelitian.

Kita perlu berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi terkait boleh atau tidaknya minum teh berdasarkan kondisi masing-masing.

Selain itu, diperlukan uji coba atau penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat teh hitam dalam mencegah kematian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

error: Content is protected !!