cnbc-indonesia.com – Kelezatan mi instan yang ada di warung kopi memang tak ada duanya. Hal ini memunculkan pertanyaan: apa yang menyebabkan rasanya jadi berbeda dibanding buatan sendiri di rumah, padahal bentuk dan cara buatnya sama saja.

Usut punya usut, teknik masak dan penyajian mie instan di warkop disebut berbeda dari buatan sendiri. Tambahan air pada mie instan kuah juga sengaja dibuat sedikit sehingga rasa bumbunya lebih nendang.

Saat proses pembuatan, ‘koki’ di warkop akan meninggalkan mie tersebut sampai lunak sendiri. Kemudian setelah beberapa menit, mi hanya diaduk satu kali dan langsung disajikan.

Trik lain yang digunakan warkop untuk membuat rasa mi instan lebih enak adalah tidak mengganti air rebusan. Jadi, air yang digunakan untuk merebus mi instan juga akan jadi kuah yang disajikan. Dengan begitu, sari pati dari rebusan mi akan bersatu dengan bumbu yang membuat rasanya jauh lebih enak.

Tak lupa ada tambahan sayuran sawi dan juga bawang goreng. Ini untuk menambah kenikmatan dalam menyantap mi instan.

Tidak hanya itu, mi instan buatan warkop juga tidak langsung diaduk saat disajikan ke pelanggan. Trik ini membuat mie jadi tidak cepat lembek atau mengembang.

Kalau suka, pelanggan bisa menambahkan saos sambal dan irisan cabai rawit. Beberapa warkop bahkan memiliki sambal racikan sendiri yang bisa membuat rasanya jadi lebih mantap lagi.

Pada dasarnya, hal ini juga didukung oleh si pedagang yang mahir karena hampir setiap hari mengolah santapan tersebut. Jadi maklum saja, mi instan atau kopi buatannya menjadi lebih enak ketimbang buatan sendiri.