cnbc-indonesia.comJakarta, CNBC Indonesia – Lembaga pendidikan kelas dunia, Sampoerna School System, hadir dengan Sampoerna Academy dan Sampoerna University memberikan pendidikan terpadu dan terlengkap di Indonesia, dari jenjang usia dini hingga universitas. Hal ini dilakukan untuk mendorong investasi di dunia pendidikan melalui program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Pasalnya, investasi SDM dinilai menjadi dasar dari pembangunan ekonomi. Bahkan sebuah studi dari UNICEF menyebut setiap penambahan tahun pendidikan akan menambah sebanyak 10% dalam penghasilan setiap individu.

Oleh karena itu, kurikulum yang dihadirkan Sampoerna School System merupakan kurikulum kelas dunia. Adapun kurikulum yang digunakan telah diakui secara internasional serta kesempatan untuk mendapatkan kredensial dan gelar yang diakui secara global.

School Director of Sampoerna Academy Mustafa Guvercin mengungkapkan, pendidikan merupakan investasi terbesar bagi siapa pun. Sehingga kurikulum dunia pendidikan menjadi bagian terpenting untuk mendukung investasi pengembangan diri tersebut.

“Apa yang kami lakukan adalah mencoba untuk mengembangkan siswa kami secara akademis, emosional, dan sosial. Di sisi lain, kita perlu mengembangkan pembentukan karakter mereka,” kata dia kepada CNBC Indonesia.

Diketahui Sampoerna Academy menggunakan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) yang berfokus pada pengembangan 5C, yaitu Critical Thinking, Communication, Collaboration, Creativity, and Character.

Dengan pendekatan dan fokus tersebut, siswa dipandu untuk memiliki ketangguhan menghadapi tantangan masa depan serta menjadi individu yang berkontribusi bagi masyarakat dan lingkungan.

Selain memperhatikan pencapaian akademis, siswa juga dapat berfokus pada pengembangan karakter dan kepribadian mereka.

“Untuk melakukan itu, kami bersama-sama para siswa kami berupaya mengembangkan keterampilan tersebut selama 16 tahun. Di mulai dari usia dua tahun hingga kelas 12. Dalam hal itu, kami memiliki kurikulum yang ketat, di mana anak-anak berkembang secara akademis. Namun, mereka juga perlu mengembangkan keterampilan mereka agar menjadi warga negara yang produktif,” tegas Mustafa.

Adapun Sampoerna Academy terbuka bagi siswa untuk kelas pra-TK hingga sekolah menengah. Melalui pendekatan STEAM, siswa dari kelas 3 SD hingga SMA diharuskan mengerjakan proyek untuk setiap tahunnya. Di mana proyek tersebut merupakan proyek interdisipliner yang mengharuskan memuat mata pelajaran utama.

“Lalu, mereka harus menambahkan mata pelajaran lainnya. Misalnya proyek matematika atau proyek sains yang melibatkan sains, teknologi dan bahasa,” pungkas Mustafa.

Tak berbeda dengan Sampoerna Academy, President of Sampoerna University Marshal Schott menyebut bahwa kurikulum di Sampoerna University didirikan dengan mengadopsi elemen baik dari Indonesia maupun Amerika Serikat (AS).

“Kunci sebenarnya dari apa yang kami lakukan ini didasarkan pada menggunakan kurikulum dengan metode interdisipliner berbasis luas yang sudah umum di universitas-universitas AS, Anda dapat menemukannya di Harvard, Yale, atau MIT,” terang Marshal.

Menurut dia, kurikulum tersebut dipakai untuk mempersiapkan murid dalam menghadapi tantangan abad 21. Dengan kreativitas, inovasi, dan kemampuan untuk memecahkan masalah yang kompleks, mereka dapat melihat masalah dari berbagai sudut.

“Mereka akan menyelesaikannya dengan menggunakan berbagai pengetahuan yang mereka miliki dari sisi humaniora, matematika, dan sains. Kurikulum interdisipliner memberi keuntungan besar untuk mahasiswa kami dan memberi mereka keterampilan yang diinginkan para pencari tenaga kerja saat ini,” pungkasnya.

Lebih lanjut, dia memaparkan, Sampoerna University juga mengikuti standar akreditasi Indonesia dan Amerika Serikat. Ini berarti, fakultas-fakultasnya harus memenuhi kedua standar tersebut sehingga fasilitas dan kurikulum harus memenuhi standar AS dan Indonesia.

“Kami harus memenuhi standar AS. Kami merupakan satu-satunya institusi di Indonesia yang memenuhi syarat untuk mengajukan akreditasi ke New England Commission of Higher Education yang merupakan badan akreditasi AS yang juga mengakreditasi Harvard, Yale, dan MIT,” jelas Marshal.

Adapun Sampoerna University memberikan akses pendidikan kelas dunia untuk jenjang lebih tinggi. Berbagai program studi yang tersedia, yakni Sampoerna University memberikan akses pendidikan kelas dunia melalui berbagai program studi, antara lain Fakultas Bisnis, Fakultas Teknik dan Teknologi, dan Fakultas Pendidikan.

Sebagai informasi, Sampoerna School System sebagai institusi pendidikan berkomitmen mengembangkan pendidikan kelas dunia yang berfokus pada kompetensi dan pengembangan karakter demi mendukung terciptanya generasi muda Indonesia yang lebih maju.