cnbc-indonesia.com – Terdapat beberapa alasan mengapa kamu sebaiknya menyingkirkan tikus yang telanjur bersarang di rumah.

Alasan yang paling umum adalah menghindari kemungkinan perabotan kayu di rumah, seperti meja dan kayu, digerogoti oleh tikus.

Di samping itu, ada alasan kuat mengapa tikus penting dibasmi dari rumah. Alasan yang dimaksud kemungkinan tikus menularkan hantavirus .

Ya, tikus yang doyan bersarang di tempat sampah, tanah, selokan, maupun loteng ternyata berisiko menularkan penyakit -salah satunya hantavirus.

Lantas, apa sih hantavirus itu dan bagaimana cara tikus mentransmisikannya? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu hantavirus ?

Dilansir dari Mayo Clinic, hantavirus termasuk penyakit langka yang dimulai dengan gejala seperti flu.

Penyakit tersebut dapat berkembang lebih parah. Bahkan, bisa menyebabkan masalah paru-paru dan jantung yang mengancam jiwa.

Dalam hal ini, beberapa jenis hantavirus dapat menyebabkan hantavirus pulmonary syndrome (HPS).

Jenis hantavirus ini bisa ditularkan oleh berbagai hewan pengerat , salah satunya adalah tikus rusa (Peromyscus maniculatus).

Gejala hantavirus

Masa infeksi hantavirus sampai awal penyakit terjadi biasanya memakan waktu sekitar 2-3 minggu.

Nah, ketika penyakit itu mulai menginfeksi, tahap pertama dari hantavirus bisa berlangsung selama berhari-hari dan dibarengi dengan beberapa gejala.

Gejala paling umum dari hantavirus, yakni:

  • Demam
  • Merasa menggigil
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala

Dalam beberapa kasus, orang-orang tertentu bisa mengalami:

  • Mual
  • Sakit perut
  • Muntah
  • Diare .

Gejala-gejala yang disebabkan oleh hantavirus mungkin terlihat sama dengan penyakit lainnya.

Tapi, dalam perkembangannya, hantavirus dapat menimbulkan kerusakan jaringan paru-paru dan penumpukan cairan di paru-paru.

Ketika hantavirus mencapai paru-paru, penyakit ini dapat menyerang pembuluh darah kecil yang disebut kapiler.

Pada gilirannya dampak itu menimbulkan kebocoran.

Dalam hal ini, paru-paru terisi cairan dan menyebabkan disfungsi parah paru-paru dan jantung.

Ketika hal tersebut terjadi, manusia yang kadung terinfeksi hantavirus akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut:

  • Batuk
  • Kesulitan bernapas
  • Tekanan darah rendah
  • Denyut jantung tidak teratur

Untuk diketahui, penularan paling umum dari hantavirus disebabkan oleh tikus rusa yang umum di Amerika Utara dan Tengah.

Hewan pengerat lain yang bisa menyebabkan hantavirus adalah tikus padi , tikus kapas, termasuk tikus vesper .

Tempat penularan hantavirus

Ada beberapa tempat yang berisiko menularkan hantavirus ke manusia, di antaranya:

  • Tempat menyimpan hasil pertanian
  • Bangunan yang jarang dipakai
  • Tempat perkemahan
  • Loteng atau basement
  • Konstruksi.

Aktivitas yang menyebabkan tertular hantavirus

Terdapat aktivitas-aktivitas tertentu yang memungkinkan manusia terinfeksi hantavirus, yakni:

  • Membersihkan bangunan yang lama tidak digunakan
  • Membersihkan sarang atau kotoran hewan pengerat dengan cara yang kurang tepat
  • Bekerja di konstruksi, pertanian, atau sebagai pembasmi hama.

Cara penularan hantavirus

Hantavirus dapat menular melalui berbagai cara, seperti:

  • Menghirup hantavirus yang menyebar melalui udara dari kotoran tikus
  • Makanan yang terkontaminasi air liur, urin , dan kotoran tikus
  • Menyentuh barang-barang yang terkontaminasi hantavirus, seperti sarang tikus , lalu menyentuh mata, mulut, dan hidung
  • Digigit atau dicakar oleh tikus pembawa hantavirus.

Komplikasi

Hantavirus dengan cepat dapat mengancam jiwa apabila mengakibatkan kegagalan jantung untuk memberikan oksigen ke tubuh.

Dalam hal ini, tingkat kematian akibat strain yang dibawa oleh tikus rusa berkisar antara 30-50 persen.

Cara pencegahan hantavirus

Meski berbahaya, untungnya hantavirus dapat dicegah dengan berbagai cara. Simak yang berikut ini:

  • Tutup celah yang kemungkinan dimasuki tikus dengan kawat, wol baja, logam, atau semen
  • Cuci piring, bersihkan meja dan lantai, dan simpan makanan dengan benar supaya tidak dicuri tikus
  • Tutup tempat sampah secara rapat
  • Bersihkan semak, rumput, dan sampah
  • Pasang perangkap atau racun tikus -pastikan aman dari jangkauan hewan peliharaan
  • Bersihkan tumpukan kayu dan sampah dari pekarangan rumah
  • Buka ventilasi bangunan sebelum dibersihkan
  • Memakai masker dan sarung tangan karet atau plastik
  • Menyemprot sarang, kotoran, atau bangkai tikus dengan disinfektan, alkohol, atau larutan pemutih
  • Gunakan alas untuk membersihkan kotoran tikus
  • Lap area bekas tikus dengan disinfektan
  • Cuci tangan secara menyeluruh dengan sabun dan air.