3 Penyebab Susah Buang Air Kecil yang Pantang Disepelekan

cnbc-indonesia.com

KOMPAS.com – Beberapa orang terkadang mengalami kondisi tidak bisa kencing atau susah buang air kecil .

Penyebab susah buang air kecil ini ternyata pantang disepelekan karena bisa jadi tanda suatu penyakit.

Perlu diketahui, normalnya orang perlu buang air kecil minimal dua kali sehari dengan warna kuning muda atau bening.

Meskipun frekuensi kencing setiap orang berbeda-beda, tapi idealnya orang buang air kecil setiap tiga sampai empat jam sekali.

Frekuensi buang air kecil normal bisa jadi salah satu petunjuk bahwa tubuh terhidrasi atau cukup cairannya.

Kenali beragam potensi penyebab tidak bisa kencing atau susah buang air kecil berikut ini.

Penyebab susah buang air kecil

Berikut beberapa penyakit yang bisa jadi penyebab susah buang air kecil atau tidak bisa kencing:

  • Dehidrasi

Jika urine bewarna kuning atau oranye gelap, ada kemungkinan Anda mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan.

Tubuh Anda mungkin mencoba untuk menghemat air, sehingga menggunakan lebih sedikit air di kencing Anda, menyebabkan warna yang lebih gelap.

Gejala dehidrasi lainnya termasuk rasa haus, mulut kering, kulit kering, rasa lelah, dan pusing.

Dalam kondisi seperti ini, coba untuk minum lebih banyak air untuk memeriksa apakah Anda mengalami dehidrasi.

Jika kekurangan cairan tidak segera diatasi, Anda bisa mengalami gejala dehidrasi parah seperti kebingungan, pingsan, dan detak jantung cepat.

  • Batu ginjal

Batu ginjal juga dapat mengurangi jumlah Anda buang air kecil dengan menghalangi aliran urin Anda.

Batu ginjal terbentuk dari gumpalan garam dan mineral yang dapat tersangkut di ureter Anda, saluran yang membawa urin dari ginjal ke kandung kemih Anda.

Batu-batu ini juga bisa tersangkut di saluran saluran kencing. Beberapa gejala batu ginjal antara lain:

    • Nyeri tajam di punggung, samping, perut bagian bawah, atau selangkangan
    • Urin keruh atau berbau busuk
    • Kebutuhan yang sering untuk buang air kecil
    • Nyeri saat buang air kecil
    • Urin berdarah.

  • Penyempitan saluran kencing

Saluran kencing atau uretra bisa menyempit karena peradangan atau penyumbatan. Kondisi tersebut bisa jadi salah satu penyebab tidak bisa kencing.

Beberapa penyebab peradangan atau penyumbatan yang bisa memicu penyempitan saluran kencing di antaranya infeksi menular seksual, infeksi saluran kencing, radang kelenjar prostat, sembelit, tumor panggul, dan obstruksi kandung kemih,

Selain membuat Anda tidak bisa buang air kecil , beberapa kondisi tersebut juga dapat menyebabkan nyeri saat buang air kecil dan sakit perut.

Mengingat beberapa penyebab susah kencing terkadang terkait penyakit yang cukup serius, ada baiknya Anda segera periksa ke dokter jika mengalami masalah kesehatan ini. Dengan begitu, akar penyakit pemicu kondisi ini bisa segera dideteksi dan ditangani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

error: Content is protected !!