Fitur Baru Twitter: Video Call Tanpa Nomor Telepon, akankah Saingi WhatsApp?

Fitur Baru Twitter: Video Call Tanpa Nomor Telepon, akankah Saingi WhatsApp?

cnbc-indonesia.com – Elon Musk mengumumkan bahwa Twitter akan memilki fitur baru yaitu audio- video call tanpa harus menggunakan nomor telepon. Pembaruan ini disebut akan menjadi fitur yang menyaingi WhatsApp dan Meta, besutan Mark Zuckerberg.

Saya harap platform ini semakin memberi Anda kegembiraan dan penjelasan,” ujar Elon Musk melalui akun Twitter @elonmusk dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Gearrice.

Cuitan yang sudah dilihat 24,3 juta viewers ini menjadi pernyataan Elon Musk setelah mengumumkan beberapa fitur baru Twitter .

Selain audio- video call , fitur baru yang diumumkan Elon Musk adalah Twitter akan menaikkan durasi unggahan video bagi pengguna berbayar dari maksimal 60 menit menjadi dua jam.

Pada awalnya, video berdurasi panjang ini hanya bisa diunggah melalui web, tetapi sekarang pengguna bisa mengunggah melalui aplikasi iOs juga, dengan maksimal kualitas video 1080p.

Dengan keunggulan fitur audio-video calls tanpa memerlukan nomor telepon, kemudahan ini akan menjadi pesaing berat aplikasi lain yaitu WhatsApp .

Sebagai aplikasi percakapan dengan jumlah pengguna terbanyak di dunia, yaitu sekitar 2,45 miliar pengguna, WhatsApp telah mendominasi penggunaan aplikasi percakapan di dunia. Tetapi teknologi yang dimiliki WhatsApp masih bergantung pada penggunaan nomor telepon untuk verifikasi dan identitas pengguna. Hal ini tentu akan berbeda dengan fitur baru dari Twitter .

Anda akan memiliki obrolan suara dan video dengan siapa pun di platform ini, sehingga Anda dapat berbicara dengan orang di manapun di dunia tanpa memberikan nomor telepon Anda,” tulis Musk.

Dengan tidak digunakannya nomor telepon dalam fitur audio- video call di Twitter , nomor telepon pengguna akan terjaga dan mencegah dari penyalahgunaan. Hal ini akan menjadi hal positif terutama bagi pengguna yang akan melakukan percakapan ke luar negeri dengan nomor yang tidak dikenali pengguna lain.

Twitter pun akan menerapkan pesan terenkripsi dalam fitur DM (Direct Message). Pembaruan ini juga akan menjadi angin segar bagi pengguna Twitter , karena keamanan percakapan melalui DM akan lebih terjamin.

Pesan terenkripsi sudah lebih dahulu diterapkan oleh aplikasi WhastApp yang menjamin bahwa hanya pengguna dari percakapan tersebut yang bisa mengakses dan melihatnya. Apabila Twitter juga akan menerapkan hal ini tentu akan menjadi pesaing ketat bagi WhatsApp .

Akankah dominasi WhatsApp tersaingi oleh Twitter ? Hal ini tergantung dari penerimaan pengguna dan kebijakan dari Twitter . Karena, beberapa waktu lalu banyak kalangan yang ingin meninggalkan Twitter buntut kebijakan baru yang dianggap merugikan.***