cnbc-indonesia.com – Kementerian BUMN telah memulai program 30.000 UMKM BUMN Go Online. Program ini dijalankan untuk membantu UMKM memperluas jangkauan pemasaran dan mengembangkan bisnisnya memanfaatkan platform digital.

Kick-off program 30.000 UMKM BUMN Go Online digelar pada Senin (29/8) di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Pada kesempatan itu, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan peran penting UMKM bagi perekonomian nasional.

“UMKM adalah mayoritas ekonomi Indonesia, pencipta lapangan kerja,” kata Erick dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu (31/8/2022).

“Dunia sekarang sudah sangat berubah, kalau kita tidak beradaptasi, tidak mengerti digital, nanti kita tidak akan maju. Karena digital ini akan membuat lapangan pekerjaan berubah dan jenis usaha berubah. Kita harus saling membantu, kalau tidak kita hanya jadi penonton saja, apalagi di era digital seperti sekarang,” imbuh Erick.

Kini, untuk mendorong para UMKM binaan BUMN untuk memasarkan produk secara daring/online dan mengoptimalkan performansi UMKM, Kementerian BUMN menggelar pelatihan online secara gratis dan asistensi kepada 30.000 pelaku UMKM BUMN di seluruh Indonesia.

Pelatihan yang bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM untuk menjalankan model bisnis dari usahanya ini diberikan secara bertahap selama 3 bulan mulai dari Agustus sampai Oktober. Para ahli di bidang e-commerce turut dilibatkan untuk mengajar sebanyak 500 UMKM di setiap kelas per harinya. Dalam pelaksanaannya, BUMN bekerja sama dengan platform digital yang sudah memiliki ekosistem UMKM, salah satunya Tokopedia.

“Saya meminta semua BUMN dan 248 rumah BUMN supaya ada pelatihan go modern, agar produknya UMKM-nya lebih bagus, desain dan rasa mesti juga dilatih agar dapat go digital,” tegas Erick.

“Ekonomi kita adalah ekonomi kerakyatan, kita tidak anti yang besar, tapi yang besar harus peduli dengan yang kecil, harus kolaborasi, UMKM merupakan mayoritas pencipta lapangan pekerjaan, UMKM mendorong ekonomi Indonesia tidak boleh ditinggalkan,” lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia Astri Wahyuni menyampaikan Tokopedia berkomitmen untuk membantu pengembangan UMKM melalui berbagai inisiatif. Salah satunya dalam program 30.000 UMKM BUMN Go Online.

“Lewat kolaborasi Tokopedia dengan Kementerian BUMN RI dalam program 30.000 UMKM BUMN Go Online, kami memberikan pelatihan kepada para pegiat UMKM binaan Kementerian BUMN RI untuk memulai dan mengembangkan bisnis bersama Tokopedia,” ungkap Astri.

“Kami juga telah membantu ribuan UMKM binaan Kementerian BUMN RI untuk melakukan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB). Dengan memiliki NIB, UMKM akan lebih mudah mengakses program bantuan atau pendampingan dari pemerintah, akses permodalan, serta mendapat perlindungan usaha secara hukum. Lewat kolaborasi ini, Tokopedia berharap bisa membantu tumbuh-kembang UMKM lokal yang adalah penyokong >60% PDB Indonesia,” ujar Astri.