Jakarta: Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI) berhasil meraih medali emas pada kompetisi penelitian internasional, World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) 2022. Sebanyak tiga mahasiswa UMI, yakni Syarifah Fatimah Nissatuljannah Angkatan 2020, Andi Irma Yuniar, dan Nurul Wahidah Yasid (2019) sukses keluar sebagai pemenang pada kategori “Life Science”.
 
World Youth Invention and Innovation Award atau WYIIA 2022 merupakan salah satu ajang lomba International yang diadakan Indonesian Young Scientist Association (IYSA). Perhelatan lomba kali ini berafiliasi dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta yang bertindak sebagai tuan rumah.
 
Tim FK UMI juga mendapatkan penghargaan khusus berupa “Doza Srekja Macedonia Special Award” dari Negara Macedonia. Puncak pelaksanaan serta pengumuman pemenang berlangsung saat Awarding Ceremony yang bertempat di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. 





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketiga mahasiswa UMI membawakan proyek penelitian dengan judul “The Potential of Sumbawa Herbal Oil Based Oleogel as Burn Wound Dressing”. Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi minyak Sumbawa sebagai bahan utama dalam produk berupa Oleogel yang bermanfaat sebagai balutan luka bakar.
 
Dekan FK UMI, Nasruddin, mengatakan sangat bersyukur atas prestasi mahasiswanya. “Hal tersebut berguna untuk mengukur kredibilitas dan kualitas Mahasiswa FK UMI. Juga tidak kalah penting akan bermanfaat untuk persiapan akreditasi FK UMI menuju unggul nantinya,” kata Nasruddin dalam keterangan tertulis, Senin, 29 Agustus 2022. 
 
Salah satu anggota Tim FK UMI Andi Irma Yuniar menjelaskan prestasi itu dipersembahkan untuk almamater UMI serta keluarga besar, FK UMI. “Alhamdulillah , rasa syukur sebesar besarnya dalam kesempatan ini penelitian kami bisa mempersembahkan yang terbaik bagi almamater kami , Universitas Muslim Indonesia yaitu berupa medali emas serta dapat menarik perhatian Inventors dari negara asing dengan apresiasi berupa Doza Srekja Macedonia Special Award dari Macedonia,” tutur dia. 
 

 

(REN)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.