Simak, Syarat dan Tarif Baru Kereta Bandara Setelah Diambil Alih PT KCI

Simak, Syarat dan Tarif Baru Kereta Bandara Setelah Diambil Alih PT KCI

cnbc-indonesia.com – JAKARTA, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengumumkan syarat dan tarif baru Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-hatta setelah diambil alih dari PT Railink.

Mengutip unggahan akun instagram @commuterline, Rabu (8/3/2023), syarat bagi penumpang kereta Bandara Soekarno-Hatta adalah sebagai berikut:

1. Tiket/E-Ticket Kereta Bandara Soekarno-Hatta hanya dapat digunakan sesuai dengan data yang tertera.

2. Turun di stasiun KA yang tidak sesuai, tidak diperkenankan.

3. Barang bawaan maksimal 20 kg atau berdimensi maksimal 150 cm (P) dan 60 cm (L) 4. Tarif tiket Kereta Bandara Soekarno-Hatta sudah termasuk asuransi penumpang.

Sedangkan untuk tarif baru kereta bandara Soekarno Hatta terbagi atas 2 kelas, yakni kelas premium dan kelas eksekutif dengan rincian sebagai berikut:

Kelas premium

– Rute Bandara-Duri, Bandara-BNI City dan Bandara-Manggarai dan sebaliknya dibandrol sebesar Rp30.000.

– Rute Bandara-Batu Ceper dibandrol seharga Rp25.000 begitu juga sebaliknya.

– Rute Manggarai-Duri, Manggarai-BNI City, Manggarai-Batu Ceper, BNI City-Duri, BN City-Batu Ceper dan Batu Ceper-Duri dan sebaliknya dikenakan harga Rp10. 000.

Kelas Eksekutif

– Rute Bandara-Duri, Bandara-BNI City, Bandara-Manggarai dan sebaliknya dibandrol sebesar Rp70. 000.

– Rute Batu Ceper-Manggarai, Batu Ceper-BNI City, Batu Ceper-Bandara dan sebaliknya dikenakan tarif Rp35.000.

– Rute Batu Ceper-Duri dan sebaliknya dikenakan harga Rp25.000.

– Rute Manggarai-Duri, Manggarai-BNI City, Duri-BNI City dan sebaliknya dikenakan harga Rp10.000.

Sebelumnya, PT Railink (KAI Bandara) telah resmi tak lagi menjadi operator KA Bandara Soekarno-Hatta. Semua pelayanan operasional KA Bandara Soekarno-Hatta diserahkan kepada PT. Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) guna untuk bisa terintegrasi lebih baik dengan jaringan kereta Commuter Line Jabodetabek.

Direktur Utama PT. Railink (KAI Bandara), Porwanto Handry Nugroho, mengatakan pergantian tersebut telah dimulai sejak dilakukannya penandatanganan dokumen peralihan KA Bandara Soekarno-Hatta ke KAI Commuter secara resmi pada tanggal 30 Desember 2022 lalu.

KA Bandara Soekarno-Hatta yang selama ini dikelola oleh PT. Railink (KAI Bandara) hadir sejak awal tahun 2018, dengan tujuan mengurangi kemacetan serta mempermudah masyarakat melakukan perjalanan dari dan menuju menuju Bandara Soekarno-Hatta maupun sebaliknya.

Meski demikian, kehadiran KA Bandara Soekarno-Hatta untuk ikut mengurai kemacetan di Ibukota belum sempurna jika tidak didukung oleh integrasi dengan moda transportasi lainnya, sebagaimana imbauan pemerintah dalam rangka mewujudkan transportasi umum yang terintegrasi, khususnya bagi masyarakat di kawasan Jabodetabek.

“Kami sangat mendukung keinginan Pemerintah terkait integrasi antar moda transportasi demi peningkatan pelayanan dan demi kemudahan masyarakat dalam menggunakan transportasi di Jabodetabek, oleh karenanya Kami harus siap membantu hal tersebut dengan menyerahkan operasional dan pelayanan Kami selama ini kepada KAI Commuter,” kata Porwanto dalam keterangannya, Jumat (3/3/2023).

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

error: Content is protected !!