SURYA.CO.ID, PASURUAN – Ratusan anak muda Pasuruan menikmati sajian pertunjukkan Qich Fest 2022 di Lapangan Parkir Kiansae, Kecamatan Pandaan, Pasuruan, Minggu (29/8/2022) malam. Qich Fest 2022 adalah salah satu musik festival pertama yang digelar di Pasuruan, dan dilakukan oleh para pemuda asli Pasuruan.

Lewat kegiatan ini, anak-anak muda setempat mendapatkan wadah untuk mempromosikan karyanya. Ada tujuh penampilan bintang tamu dalam event ini. Di antaranya adalah paroots_reggae asal Pasuruan, cablecarromance asal Malang, superchips_youngmotherhunter asal Pasuruan.

Selain itu, ada juga penampilan DJ Bellavie asal Malang, Heynovnov asal Malang, DJ Mellinia asal Jakarta, dan Nexttime asal Pasuruan. Semuanya adalah naungan Qich Management.

Qichung, Ketua Penyelenggara Qich Fest 2022 mengatakan, ini adalah event pertama yang digelar di Pasuruan oleh Qich Management. Semangat penyelenggaraan acara ini untuk memberikan hiburan bagi masyarakat Pasuruan.

Kedua, kata Qichung, ingin memberikan wadah buat sesama anak muda untuk mempromosikan karyanya. Event ini menjadi jembatan untuk mengenalkan karya-karya terbaik pemuda lokal.

“Ada empat band dan tiga Dj lokal yang kami tampilkan. Mereka sebenarnya teman-teman lokal tetapi karyanya sudah nasional. Mereka rata-rata sudah punya album dan sering tampil di beberapa wilayah di Indonesia,” terangnya.

Di sisi lain, kata Qichung, event ini menjadi momentum kebangkitan anak-anak muda Pasuruan untuk terus berkarya dengan konsisten menunjukkan kreatifitasnya demi berkambangnya dunia kreatif Pasuruan.

“Sekaligus, kami ingin menggerakan perekonomian lokal yang terdampak pandemi Covid-19. Dalam acara ini, banyak UMKM lokal yang ikut berjualan, warga setempat juga terdampak,” paparnya.

Ia ingin, event-event seperti ini menjadi agenda rutin karena melibatkan masyarakat lokal dan memberikan nilai tambah. Masyatakat bisa berjualan, membukan lahan parkir dadakan dan lainnya.

Pihaknya ingin memberikan pembelajaran, bahwa anak-anak Pasuruan juga bisa membuat even lokal tetapi kualitas nasional. Mulai dari kemasan acaranya, konsepnya matang dan kualitas acaranya.

“Potensi teman-teman lokal inilah yang selama ini tidak terdeteksi oleh pemerintah. Harapan kami, event-event seperti ini membuat positioning Pasuruan lebih dipertimbangkan untuk event-event besar,” urainya.

Qichung memiliki angan-angan untuk membuat event yang lebih besar lagi tahun depan. Menurutnya, untuk tahap awal, ia mengusung konser musik all genre. Seperti rock, pop punk, alternatif dan DJ.

“Mudah-mudahan ke depannya Qich Fest ini bisa membuat event musik yang lebih baik dan bisa membuat konser spesifik mengusung tema musik tertentu. Dan mudah-mudahan ini memberi manfaat,” paparnya. *****


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.