Oregon: Sebuah gedung di Portland, Oregon, Amerika Serikat dibangun menggunakan mass timber atau panel kayu. Material mass timber tersebut direkayasa untuk meningkatkan kekuatannya melalui laminasi antarlapisan.
 
Dirancang dan didanai oleh studio ZGF Architects, PAE Living Building merupakan bangunan komersial yang mencangkup beberapa fungsi. Gedung tersebut dibangun di bekas tempat parkir.
Gedung Berbahan Kayu Terbesar di Dunia, Dibangun di Bekas Lahan Parkir
PAE Living Building, bangunan komersil terbesar yang dibangun dari panel kayu. Foto:  Benjamin Benschneider, Lara Swimmer and Jamie Goodwick
 
PAE merupakan salah satu perusahaan teknik yang menyewa di gedung tersebut. PAE Living Building berada di distrik bersejarah Skidmore atau Kota Tua Portland.

Bangunan tersebut diklaim sebagai gedung pertama di Portland yang mendapatkan sertifikasi dari International Living Future Institute di bawah program Living Building Challenge.
Gedung Berbahan Kayu Terbesar di Dunia, Dibangun di Bekas Lahan Parkir
PAE Living Building, bangunan komersil terbesar yang dibangun dari panel kayu. Foto:  Benjamin Benschneider, Lara Swimmer and Jamie Goodwick






Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berbeda dengan bangunan lain, PAE Living Building justru menghasilkan lebih banyak energi. Semua kompenen dalam bangunan ini dibuat menggunakan material bangunan yang lebih aman untuk lingkungan.
 
Dengan sertifikasi tersebut, PAE Living Building diklaim sebagai bangunan terbesar di dunia dengan sertifikasi bangunan berkelanjutan. 
Gedung Berbahan Kayu Terbesar di Dunia, Dibangun di Bekas Lahan Parkir
PAE Living Building, bangunan komersil terbesar yang dibangun dari panel kayu. Foto:  Benjamin Benschneider, Lara Swimmer and Jamie Goodwick
 

Studio ZGF Architects mengembangkan proyek tersebut dengan Downtown Development Group, Edlen &Co, Walsh Construction Co, Apex Real Estate Partners, dan PAE.
 
Tujuan dari proyek ini adalah untuk menunjukkan penggunaan bahan kayu dalam jumlah besar, mengurangi jejak karbon pada pembangunan gedung komersial dan menciptakan bangunan yang berkelanjutan dan menguntungkan.
Gedung Berbahan Kayu Terbesar di Dunia, Dibangun di Bekas Lahan Parkir
PAE Living Building, bangunan komersil terbesar yang dibangun dari panel kayu. Foto:  Benjamin Benschneider, Lara Swimmer and Jamie Goodwick
 
Bangunan ini memiliki luas 5.388 meter persegi dengan berbagai elemen berkelanjutan yang ditemukan di dalam maupun di luar gedung. Fasad bangunannya dilapisi kisi-kisi yang terbuat dari batu bata. Hal tersebut merujuk pada arsitektur bersejarah daerah tersebut.
 
Menurut studio ZGF, proyek ini memiliki sistem struktural pembingkaian kayu tiga kali lipat (cross-laminated timber/CLT), kayu laminasi lem dan beton. 
 
Lantai dasar berisi ruang ritel, pusat kebugaran, toilet, loker, dan penyimpanan sepeda. Lantai satu hingga empat menampung ruang kantor, dengan PAE menempati 3.066 meter persegi, dan area yang tersisa akan disewakan. 
Gedung Berbahan Kayu Terbesar di Dunia, Dibangun di Bekas Lahan Parkir
PAE Living Building, bangunan komersil terbesar yang dibangun dari panel kayu. Foto:  Benjamin Benschneider, Lara Swimmer and Jamie Goodwick
 
Di lantai atas, sebuah ruangan tertutup memiliki pintu kaca lipat yang terbuka ke balkon dijuluki “deckony”. Untuk membantu mengurangi penggunaan energi, bangunan ini menggabungkan kaca yang cukup untuk memberikan cahaya alami dan jendela yang dapat dioperasikan untuk memfasilitasi ventilasi alami.
 
Selain itu, bangunan ini menggunakan energi terbarukan yang dirancang sebagai microgrid dengan kemampuan untuk beroperasi off-grid hingga kapasitasnya berkurang.
 
Elemen seismik pada bangunan ini dirancang dengan kategori yang sama dengan rumah sakit dan stasiun pemadam kebakaran sehingga dapat tahan gempa dan bertahan hingga 500 tahun. Mengingat bahwa Portland berada di dekat patahan gempa. (Ainun Kusumangirum)
 

(KIE)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.