loading…

Besaran kenaikan harga BBM subsidi telah selesai dikaji. FOTO/SINDOnews

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan bahwa besaran kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi telah selesai dikaji. Namun demikian, pihaknya belum bisa memastikan kapan kenaikan harga diterapkan.

“Harga BBM kita sedang melakukan exercise dan dikoordinasikan di Kemenko Perekonomian,” ujar dia saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPR Komisi VII, di Jakarta, baru-baru ini.

Baca Juga: Sri Mulyani: Meskipun BBM Subsidi Naik Anggaran Tetap Jebol

Menurut dia rencana kenaikan harga BBM subsidi harus diputuskan dengan matang tidak gegabah. “Range-nya ada sekian. Dampak terhadap inflasi ini membutuhkan koordinasi dengan kementerian terkait,” jelasnya.

Dihubungi terpisah, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengungkapkan bahwa Pertamina hingga kini masih menunggu arahan dari pemerintah terkait kenaikan harga BBM subsidi. Sebagaimana diketahui, kewenangan untuk mengambil keputusan terkait penyesuaian harga BBM subsidi adalah milik pemerintah.

Baca Juga: Menteri ESDM: Harga BBM Pertalite Tanpa Subsidi Rp17.200 per Liter

“Kami masih menunggu arahan dari Pemerintah,” kata Irto kepada MNC Portal Indonesia, Senin (29/8/2022).

(nng)

Artikel ini bersumber dari ekbis.sindonews.com.