Jakarta: Sosok Aliando Syarief, artis sinetron yang sempat booming belum lama ini, menjadi soroton. Dia blak-blakan mengaku menghilang dari kancah dunia hiburan karena mengidap obsessive compulsive disorder (OCD). 
 
Banyak warganet menyimpulkan dia hengkang dari dunia hiburan karena dipaksa bekerja keras. Hal ini langsung dibantah bintang sinetron Ganteng Ganteng Serigala/
 
Dalam akun YouTube Ricky Cuaca, Aliando menyebut dirinya mengalami kejadian kriminalitas. Hal ini mengguncang mentalnya dan berakhir terkena OCD.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Ada masalah, ini kriminalitas, jadi ada kasus kriminal yang terjadi di rumah gue. Habis itu terkena lah gue OCD,” kata Aliando.
 

 
Aliando juga mengungkapkan yang terjadi dalam dirinya itu sangat banyak sehingga sangat mengganggu perasaannya. 
 
“Setelah dari gangguan perasaan, muncul lah bisikan di dalam kepala untuk melakukan hal hal yang harus gue lakukan, kalo engga gue lakukan gue bisa mengorbankan orang-orang di sekitar gue,” lanjutnya.

Netizen memberi semangat

Melihat hal itu, banyak sekali netizen yang mengaku takjub akan hal yang sudah dialami oleh Aliando. Tak sedikit dari mereka juga merasa senang karena idolanya itu mengaku 99 persen sembuh dari OCD.
 
“Terimakasih Li kamu sudah berbagi cerita yang kamu alami saat ini, ternyata banyak hal yang kamu alami dengan menghilangnya kamu dari dunia hiburan, tapi aku bangga sama kamu karena kamu sudah berhasil melewatinya,” tulis @bayaaa28 saat mengomentari video Ricky Cuaca tersebut 
 
“Denger Bang Ali bilang sembuh 99 persen gua refleks bilang Alhamdulillah. Sehat-sehat ya bang Ali, banyak banget yang sayang sama kamu, banyak banget yang setia nunggu karya-karya kamu lagi, pokoknya semangat terus ya bang buat berkarya, love you sampai bila-bila,” tulis Kartika Dewii.
 
“Li keputusan kamu buat speak up adalah hal yang berani dan luar biasa. Tindakan yang kamu alami jika dilihat dari perubahan kamu sebelum akhirnya kamu membaik benar-benar hal yang serius Li. Kamu ngebuat kita sadar untuk naruh perhatian lebih sama tindakan criminal abuse dan emotional abuse yan ada di sekeliling kita,” tulis Purwoningsih Haris94.
 

(SUR)


Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.