Doni Salmanan Segera Diadili – Medcom.id

Doni Salmanan Segera Diadili – Medcom.id

Bandung: Tersangka kasus penipuan investasi opsi biner aplikasi Quotex, Doni Muhammad Taufik alias Doni Salmanan, dibawa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat untuk pelimpahan perkara tahap II. Doni akn ditahan sementara di Rutan Kebonwaru sebelum berkas dakwaan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung.
 
Wakil Kepala Kejati Jabar Didi Suhardi mengatakan pihaknya menerima pelimpahan tahap II yang dilakukan oleh Mabes Polri. Adapun nantinya, perkara langsung dilimpahkan ke Kejari Bale Bandung. 
 
“Kami menerima penyerahan tahap dua tersangka dan barang bukti. Ini merupakan penyerahan tersangka dan barang bukti. Karena locus delicti di PN Bale Bandung, maka perkara diteruskan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bale Bandung,” ucap Didi di Kantor Kejati Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa, 5 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Didi mengatakan, Doni Salmanan akan dilakukan penahanan sementara di Rutan Kebonwaru sebelum berkas dakwaan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung. Jaksa memiliki waktu 20 hari untuk pelimpahan ke pengadilan. 
 

“Secepatnya dilimpahkan. Masa penahanan 20 hari. Diupayakan sebelum 20 hari akan dilimpahkan. Dakwaan sudah siap,” kata dia. 
 
Sementara itu, untuk barang bukti disimpan sementara di Kantor Kejari Bale Bandung. Diketahui ada lebih dari 100 barang bukti yang berkaitan dengan perkara Quotex tersebut. 
 
“Barang bukti sebagian sudah disimpan di Kejari Bale Bandung dan sebagian dalam proses penyerahan termasuk mobil mewah ke Kejari Bale Bandung,” jelasnya.
 
Pria yang dijuluki ‘Crazy Rich Soreang’ berusia 23 tahun itu tiba tepat pukul 09.00 WIB menggunakan mobil dari Jakarta. Doni tampak mengenakan batik saat proses pelimpahan perkaranya tersebut.
 
“Alhamdulillah sehat, sehat,” kata Doni.
 
Setibanya di Kantor Kejati Jawa Barat, Doni langsung digiring masuk ke ruangan tempat pelimpahan berkas perkara. Doni pun saat itu didampingi oleh sejumlah kuasa hukumnya
 
Doni Salmanan ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan penipuan menggunakan situs Quotex. Doni dijerat Pasal 45A ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Pasal 3, Pasal 5, Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan/atau Pasal 378 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

 

(MEL)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan