Bisnis  

Bitcoin dan Crypto Lain Terancam, Ini Tandanya Menurut Pakar

Bitcoin dan Crypto Lain Terancam, Ini Tandanya Menurut Pakar

cnbc-indonesia.com – Analis Bloomberg, Mike McGlone mewanti-wanti bahwa Bitcoin dan aset crypto lainnya bakal terancam, yang akan jadi kenyataan jika sejumlah tanda ini terjadi.

Dalam wawancara baru dengan Blockworks Macro, McGlone mengatakan bahwa ia melihat pasar saham akan mengalami penurunan drastis.

Menurut ahli strategi makro senior di Bloomberg Intelligence, sentimen bearish akan menerpa Bitcoin (BTC) dan aset crypto lainnya terancam loyo.

McGlone mengatakan, sebagian besar altcoin kemungkinan besar akan mengalami koreksi yang serius menyusul penurunan di pasar saham, dengan Bitcoin mencetak titik terendah pasar beruang yang baru.

“Kasus dasar saya adalah [indeks S&P 500] akan turun menjadi 3.000, Bitcoin akan turun, saya tidak tahu seberapa jauh. Mungkin menciptakan titik terendah baru,” kata McGlone, seperti dikutip DailyHODL, belum lama ini.

Dalam prediksinya, kripto akan mengalami penurunan yang cukup besar. “Kita akan membersihkan beberapa dari 24.000 kripto ini. Menyingkirkan beberapa. Mereka hanya sia-sia,” timpalnya.

Namun, dia menambahkan, aset crypto wahid seperti Bitcoin dan Ethereum akan tetap unggul.

“Jadi, kasus dasar saya adalah itu akan terjadi, S&P 500 turun menjadi 3.000. Imbal hasil turun banyak.”

Menurut McGlone, penurunan ini kemungkinan akan berlangsung selama berbulan-bulan.

“Tahun depan akan lebih berkelanjutan. Itu akan terus berlanjut, Anda harus melewati periode berkelanjutan ini, yang saya katakan, pembersihan aset yang serius. Itu adalah kasus dasar saya,” katanya.

McGlone juga mengatakan bahwa bahkan jika pasar saham tidak jatuh secara drastis, Bitcoin kemungkinan tidak akan mengungguli aset lainnya.

“Jika pasar saham tidak mengalami penurunan, saya tidak berharap Bitcoin akan melampaui kinerja aset lain dalam kasus tersebut. Jadi ada semacam situasi menang-menang. Dan secara historis, itu akan membuktikan bahwa aturan dan hukum likuiditas, dan pompa dan dum, serta siklus dan pasar mungkin tidak lagi berlaku. Saya akan agak khawatir tentang hal tersebut,” pungkas McGlone.

Saat artikel ditulis, harga kripto jajaran teratas, bitcoin dan ethereum kompak menghijau pada perdagangan Minggu (21/5/2023).

Berdasarkan data Coinmarketcap, harga kripto kapitalisasi pasar terbesar bitcoin (BTC) menguat 1,25 persen dalam 24 jam terakhir.

Bahkan selama sepekan terakhir, harga bitcoin bertambah 1,8 persen. Saat ini, harga bitcoin berada di posisi USD 27.210,18 atau sekitar Rp405,60 juta. [ab]