Bisnis  

Market Kripto Bangkit, Dana Kelolaan Valour Terdongkrak 44%

cnbc-indonesia.com – Sejak awal tahun 2023 sampai dengan hari Senin (23/1), kapitalisasi pasar aset kripto mulai menunjukkan perubahan. Meskipun banyak analis yang masih menganggap kenaikan itu bersifat sementara, tetapi nyatanya tren itu terus terjadi dengan kapitalisasi pasar kripto meningkat 29,95% menjadi US$1,07 triliun. Hal ini ternyata turut ikut berpengaruh terhadap total dana kelolaan (AUM) Valour yang terkerek 44% menjadi US$112 juta.

Memasuki tahun 2023, market kripto memang terlihat lebih percaya diri. Walau kegagalan FTX sempat memukul mundur para investor sejak November 2022, tetapi optimisme pergerakan harga kripto yang lebih baik membuat para investor kembali memasuki pasar.

Manajemen Valour mengungkapkan bahwa dengan kebangkitan Bitcoin (BTC) yang diikuti market kripto secara luas, omset mingguan dan arus masuk bersih perusahaan mengalami peningkatan. Sebagai informasi, Valour lewat salah satu entitas usahanya, Valour Cayman, menjalankan bisnis manajemen investasi berbasis kripto dan mengklaim sebagai perusahaan publik satu-satunya yang menjembatani kesenjangan pasar modal tradisional, web3 dan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Produk keuangan mereka seperti exchange traded product (ETP) Valour Cayman’s Solana mencapai rekor penjualan bersih sebanyak 1 juta unit pada 13 Januari kemarin. Tidak hanya itu, bila dilihat secara rata-rata, omset mingguan perusahaan berhasil melonjak 300% dibandingkan dengan omset rata-rata pada kuartal IV/2022.

Terkait hal ini, CEO Valour, Olivier Roussy Newton, mengungkapkan bahwa fakta itu menunjukkan bahwa produk yang pihaknya tawarkan mendapat respon dari investor.

“Dengan persetujuan SPV perusahaan, Valour sudah mengantisipasi peluncuran berbagai produk dan inovatif baru dalam waktu dekat,” jelas CEO Valour.

Valour Jadi Debitur Genesis

Terlepas dari kinerjanya, Valour sempat diseret oleh Genesis yang baru mengajukan perlindungan kebangkrutan pada hari Kamis (19/1) kemarin. Dalam dokumen itu, Genesis mendaftarkan Valour sebagai salah satu ‘kreditur’ broker kripto itu.

Menanggapi hal itu, manajemen Valour membantah dan menjelaskan posisinya terhadap Genesis adalah sebagai ‘debitur’. Sebagai informasi, debitur adalah perusahaan atau individu yang berutang kepada kreditur. Sedangkan kreditur adalah pihak yang memberikan kredit seperti uang, produk, hingga jasa kepada debitur.

Valour Cayman disebut merupakan peminjam dana berdasarkan perjanjian pinjaman induk dengan Genesis tertanggal 22 Januari 2022. Mereka memiliki fasilitas pinjaman dengan jaminan senilai US$6 juta dan tidak menganggap memiliki alasan untuk percaya bahwa situasi itu akan membuat perjanjian pinjaman menjadi tidak sah.

Pada pengajuan perlindungan kebangkrutannya, Genesis mendaftarkan lebih dari 100.000 kreditur dengan liabilitas agregat berkisar US$1,2 miliar hingga US$11 miliar. Saat ini, Genesis tengah dalam tahap negosiasi dengan kreditur yang diwakili oleh firma hukum Kirkland & Ellis dan Proskauer Rose.

Optimisme pada Harga Bitcoin

Sejumlah analis percaya bahwa tahun 2023 akan membawa asa bagi industri kripto. Seperti Tim Draper, misalnya. Investor yang berinvestasi di Tesla, Coinbase, hingga Tezos ini mengungkapkan bahwa pola wanita yang berbelanja kripto dan peretail akan meningkatkan adopsi dan mendorong harga Bitcoin hingga ke level US$250.000 di tahun 2023 ini.

Sementara itu, Jurrien Timmer, yang merupakan Kepala Makro Global Fidelity Investment, lebih konservatif dengan proyeksi harga BTC pada tahun ini. Dia memperkirakan harga Bitcoin akan mencapai US$30.000.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

error: Content is protected !!