Bisnis  

Keewa, Bisnis Sepatu Kulit asal Yogya yang Menembus Pasar Luar Negeri

cnbc-indonesia.com – – Berasal dari keluarga yang expert di bidang sepatu selama lebih dari 25 tahun, membuat Dani Ika Suryandari (44) memutuskan untuk memulai bisnis sepatu kulit .

Dani memiliki alasan tersendiri mengenai pemilihan kulit sebagai bahan untuk membuat sepatunya.

“Pada awalnya kita ( Keewa ) memilih kulit itu karena kita suka. Kulit itu old-fashioned, warnanya terlalu jadul, tapi keras, sakit, dan enggak nyaman saat digunakan,” ujar Dani kepada Kompas.com, Kamis (2/3/2023).

Alasan tersebut yang kemudian mendorong ia dan tim, untuk membuat sepatu kulit yang nyaman, sehingga dapat menjadi salah satu alternatif pilihan sepatu fesyen di Indonesia.

Di samping memerhatikan kenyamanan pengguna, Keewa juga memberikan sentuhan unik dalam produknya dengan menggunakan bahan dari alam Nusantara, yang kemudian dipadukan dengan sentuhan lukisan dari seorang pelukis asal Yogyakarta .

“Ada seorang pelukis dari Yogyakarta, Mbak Niken Kensu, ia sudah biasa melukis untuk dijadikan pajangan dinding dan juga sudah biasa pergi ke luar negeri,” jelasnya.

“Kemudian saya bilang ke beliau ‘Mbak lukisanmu bagus, gimana kalau misalnya bukan cuma untuk kamu, gimana kalau kamu melukis sehingga bisa banyak orang melihat lukisanmu?’,” sambungnya.

Dari situ kemudian dimulai kolaborasi antara Keewa dengan pelukis asal Yogyakarta, Niken Kensu.

Dani mengungkapkan, ia sangat yakin bahwa Niken akan menggunakan pewarnaan dan teknik yang sudah sangat dipertimbangkan ketahanan dan keindahannya untuk melukis di sepatu kulit miliknya.

Adapun produk-produk sepatu Keewa semuanya dibuat dengan cara tradisional alias handmade, dengan memanfaatkan keterampilan tangan dari para perajin lokal yang ada di Kota Yogyakarta.

Per bulannya Keewa mampu memproduksi kurang lebih 200-260 pasang sepatu.

Untuk meningkatkan keterampilan para perajin, keewa juga terus memberikan training terkait produksi sepatu.

Menembus pasar luar negeri

Menariknya, produk-produk Keewa tak hanya laku di kalangan masyarakat Indonesia, tetapi juga menembus hingga ke luar negeri.

“Dari tahun 2017, kita sudah melakukan pengiriman untuk buyer luar, seperti Kanada, Korea, Jepang, India, Malaysia, dan Dubai. Jadi kita langsung mengirim ke mereka ya, bukan yang untuk dijual kembali di sana,” tuturnya.

Ke depannya, Dani memiliki rencana untuk membuat sepatu dengan menggunakan material rotan tua dari Kalimantan, di mana bahan tersebut tidak patah jika ditekuk karena kualitasnya yang bagus.

“Ada material-material di Indonesia yang saya rasa cocok untuk digunakan di sepatu, karena sepatu kan heavy duty. Jadi, memang memerlukan material tertentu yang kokoh,” ujar Dani.

Hingga sejauh ini, Keewa telah memiliki 5 store offline yang tersebar di beberapa titik di kota Yogyakarta.

Promosikan UMKM Anda dengan beriklan di jaringan Kompas Gramedia lewat . Konsultasikan strategi iklan bisnis Anda bersama tim sales sekarang.

Jenis mobil apakah yang menggunakan dua mesin penggerak dengan bensin dan motor listrik?

Dapatkan total hadiah Rp 5.000.000,- untuk 10 orang beruntung dengan mengikuti kuis otomotif berikut ini!

Berikut ini yang merupakan kelebihan dari kendaraan listrik, kecuali?

Apa nama bahan bakar dari pertamina ber-oktan 92?

Pada tahun berapakah Robert Anderson mengembangkan mobil roda tiga menggunakan baterai listrik?

Apakah kepanjangan EV yang biasa digunakan dalam mobil listrik?

E-mail

Isi data dirimu untuk keperluan pendataan dan pengiriman hadiah ya

No. Handphone

Nama Lengkap

Provinsi Domisili

Kota/Kabupaten Domisili

Tahun Lahir

Apakah Anda sudah terlindungi dengan Asuransi?

Jenis perlindungan apa yang Anda butuhkan?

Terima kasih atas partisipasinya!

Silahkan login dengan KG Media ID untuk melanjutkan survey

error: Content is protected !!