Bisnis  

Cara Menghemat Biaya Operasional untuk Bisnis Kuliner, Hal Sepele Ini Bisa Bikin Biaya Bengkak!

cnbc-indonesia.com – Biaya operasional adalah biaya sehari-hari yang biasa dikeluarkan dalam berbisnis, terlebih bisnis kuliner. Oleh karena itu, biaya ini harus digunakan seefisien mungkin karena kalau salah strategi bisa membuat biaya bisnis membengkak.

Jadi, coba yuk kita hemat biaya operasional bisnis. Mengutip YouTube Foodizz Channel berikut ulasannya!

1. Susun perencanaan belanja yang tepat

Saat kita tak punya rencana belanja, kita akan membeli barang yang sebenarnya tak kita butuhkan sehingga terjadlah overbudget dan berpotensi barang baku rusak atau expired. Jadi, melakukan perencanaan belanja sangat penting tergantung proyeksi bisnis.

2. Lakukan perbandingan harga bahan baku sebelum belanja

Biaya belanja bahan baku adalah anggaran yang paling besar dalam bisnis kuliner. Oleh karena itu sangat penting untuk mendapatkan harga terbaik dengan kita membandingkan harga setiap bahan baku dari beberapa vendor atau supplier agar tidak overpriced.

3. Kontrol penggunaan listrik, telepon, kertas dan air di outlet

Mengontrol penggunaan utilitas mungkin terdengar sepele dan sederhana, tetapi dampaknya lumayan terasa lho.

4. Rawat peralatan dapur dan dekorasi restoran sebaik-baiknya

Menjaga dan merawat peralatan dapur serta dekprasi restoran kita bisa membantu kita hemat biaya untuk tidak bolak-balik membeli barang karena rusak. Terdengar sepele, tetapi setidaknya kita harus memiliki jadwal membersihkan dan maintenance secara rutin.

5. Batasi penggunaan peralatan sekali pakai

Paper bowl, kertas nasi hingga sendok plastik pastikan kita memiliki prosedurnya. Jangan sampai malah untuk digunakan karyawan sehari-hari karena bisa membuat biaya kita bengkak.

6. Evaluasi jumlah karyawan

Coba evaluasi jumlah karyawan, apakah seluruh karyawan mengerjakan job desk nya secara maksimal? Karena akan merugikan pebisnis jika karyawan banyak tetapi tidak bekerja secara maksimal. Akan lebih baik semua pekerja diawasi dan dievaluasi oleh PIC outlet sehingga karyawan bisa bekerja maksimal.

error: Content is protected !!