Senin, 29 Agustus 2022 – 14:20 WIB

VIVA Lifestyle – Lemak perut kerap kali dikeluhkan oleh banyak orang dewasa di Indonesia. Meski demikian, lemak perut lebih dari sekedar gangguan yang membuat pakaian kamu terasa kencang.

Lebih dari itu, lemak perut memiliki risiko gangguan kesehatan. Seperti dikutip dari healthline, salah satu dari jenis lemak perut disebut sebagai lemak visceral, merupakan faktor risiko utama terjadinya diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Lantas, bagaimana cara menurunkan kadar lemak perut atau lemak visceral dalam tubuh jika dirasa keberadaannya sudah sangat mengganggu bahkan dapat mengancam kesehatan?

5 Cara Efektif Menghilangkan Lemak Perut

Ilustrasi perut buncit – lemak perut

Photo :

  • Freepik: Anastasia Kazakova

1. kurangi konsumsi alkohol

Jangan minum alkohol terlalu banyak, hal ini dikarenakan alkohol dapat membuat perut kamu bertambah besar. Mengurangi alkohol dapat membantu menurunkan lemak di perut dan mengurangi ukuran pinggang.

Satu studi tentang penggunaan alkohol melibatkan lebih dari 2000 orang membuktikan, orang-orang yang tidak minum alkohol memiliki lebih sedikit lemak perut daripada mereka yang minum alkohol setiap hari.

2. Konsumsi banyak serat

Serat larut menyerap air dan membentuk gel yang membantu memperlambat makanan saat melewati sistem pencernaan. Asupan serat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, mengurangi jumlah kalori yang diserap dari makanan, serta membantu mengendalikan gula darah.

Beberapa makanan kaya serat meliputi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan polong-polongan seperti kacang dan lentil. Buah dengan embel-embel “beri” seperti stroberi, rasberi dan beri hitam juga merupakan sumber serat larut dan tidak larut yang kaya akan nutrisi, membantu mencegah penyakit kardiovaskular dan penyakit kronis lainnya

3. Konsumsi makanan berprotein tinggi

Seperti yang rutin disampaikan ahli kesehatan, Protein adalah nutrisi yang sangat penting untuk manajemen berat badan. Asupan protein yang tinggi meningkatkan pelepasan hormon kepenuhan PYY, yang menurunkan nafsu makan dan meningkatkan rasa kenyang.

Protein juga meningkatkan tingkat metabolisme dan membantu kamu mempertahankan massa otot selama penurunan berat badan. Beberapa penrlitian menunjukan bahwa orang yang makan banyak protein cenderung memiliki lebih sedikit lemak perut daripada mereka yang makan rendah protein.

Berikut sumber protein yang baik untuk menurunkan lemak perut: daging, ikan, telur, susu dan kacang polong

Ilustrasi perut buncit

Stres dapat membuat kamu bertambah gemuk dengan memicu kelenjar adrenal untuk memproduksi kortisol, yang juga dikenal sebagai hormon stres. Penelitian menunjukkan bahwa kadar kortisol yang tinggi meningkatkan nafsu makan dan mendorong penyimpanan lemak perut.

Terlebih lagi, wanita yang sudah memiliki pinggang besar cenderung memproduksi lebih banyak kortisol sebagai respons terhadap stres. Untuk membantu mengurangi lemak perut, lakukan aktivitas menyenangkan yang menghilangkan stres. Misalnya berlatih yoga atau meditasi bisa jadi metode yang efektif.

Puasa baru-baru ini menjadi sangat populer sebagai metode penurunan berat badan dan mengurangi kadar lemak di perut. Kamu dapat melakukannya sebagaimana yang dilakukan umat Muslim di bulan Ramadhan.

Dalam laporan studi tentang puasa, orang yang melakukan puasa mengalami penurunan 4-7% lemak perut dalam 6-24 minggu. Meskipun metode puasa tampaknya menjadi pilihan yang lebih baik, segera hentikan kegiatan tersebut jika kamu mengalami efek negatif.

Artikel ini bersumber dari www.viva.co.id.