Belajar dari Kasus Windah Basudara, Ini Tanda YouTube Dibajak

Belajar dari Kasus Windah Basudara, Ini Tanda YouTube Dibajak

Jakarta: Nama Windah Basudara menjadi begitu terkenal di jagat internet Tanah Air. Bagi yang belum mengenalnya, dia adalah salah satu YouTuber atau content creator ternama yang dikenal lewat konten gaming.
 
Pria dengan nama asli Brando Franco Windah yang lahir tahun 1992 tersebut memiliki subscriber YouTube sebanyak 7,3 juta per Juni 2022. Namun, kemarin akun YouTube miliknya ternyata sempat diretas.
 
Mendadak semua video yang telah diunggah hilang dan hanya menyisakan satu video yang 
terkait investasi aset kripto berjudul Brad Garlinghouse: Why XRP $2.7 Next Month? Price Prediction | Ripple News Today 2022!. 





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Diduga peretas atau hacker memanfaatkan channel YouTube Windah Basudara untuk scam atau penipuan berkedok investasi aset kripto. Di hari ini, 17 Juli 2022, channel YouTube Windah Basudara masih hilang, tampaknya sedang diproses oleh pihak YouTube setelah menerima laporan dari banyak subscriber.
 
Google sebagai penyedia platform YouTube sudah sejak lama merilis informasi tanda akun YouTube kena hack atau dibajak, di antaranya:
 
1. Foto profil channel YouTube termasuk deskripsi channel dirubah bukan oleh pemiliknya
 
2. Sejumlah video hilang atau mengunggah video aneh atau dikenali sebagai bukan karya dari pemilik channel YouTube.
 
3. Tanda di atas tidak hanya bisa diketahui subscriber tapi juga pemilik akun atau channel YouTube. Sang pemilik mungkin juga tidak bisa login ke akunnya.
 
Semua tanda di atas sebenarnya mudah diketahui, makanya dibutuhkan respon cepat dari subscriber terutama pemilik akun. Apa yang harus dilakukan ketika akun atau channel YouTube kena hack alias dibajak?
 
1. Apabila masih bisa login ke akun YouTube atau Google segera lakukan pergantian kata sandi atau password, caranya, masuk ke bagian Settings atau Pengaturan di Profile YouTube.
 
2. Melanjutkan langkah pertama, pada bagian pengaturan Google Account masuk ke halaman Security dan cek bagian Recent Security Activity, apabila ada nama perangkat yang tidak kenal melakukan login Google maka pilih dan klik “No, Secure Account”.
 
3. Hacker atau peretas mungkin saja lebih dulu mengganti kata sandi. Maka Anda bisa melakukan langkah dengan cara mengganti password Google lewat pilihan Lupa Password. Di sini Anda akan meminta menjawab pertanyaan terkait informasi dan melakukan login lewat OTP yang dikirim ke nomor dan smartphone yang terhubung.
 
 

(MMI)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan